DEMAK, Kabarjateng.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Demak melaksanakan kegiatan penertiban kendaraan bermotor di kawasan Alun-alun Demak, Selasa (3/2/2026).
Razia tersebut merupakan bagian dari Operasi Keselamatan Candi 2026 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Jawa Tengah guna meningkatkan keselamatan berlalu lintas.
Kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari Satlantas Polres Demak, Unit Pelaksana Pendapatan Daerah (UPPD) Kabupaten Demak, serta Jasa Raharja.
Operasi dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Demak, AKP Thoriq Aziz, dengan sasaran utama pemeriksaan kelengkapan administrasi kendaraan dan kepatuhan pengendara terhadap aturan lalu lintas.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta memberikan imbauan langsung kepada pengendara agar selalu mengutamakan keselamatan di jalan.
Selain penindakan, edukasi kepada masyarakat menjadi fokus utama kegiatan tersebut.
Dari hasil razia, petugas mencatat sebanyak 44 pelanggar lalu lintas. Mayoritas pelanggaran disebabkan pengendara yang tidak dapat menunjukkan SIM dan STNK saat pemeriksaan.
Meski demikian, penindakan dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif.
AKP Thoriq Aziz menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Candi 2026 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan di jalan raya.
Ia menegaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan kunci utama keselamatan bersama.
“Melalui operasi ini, kami mengedepankan langkah preemtif dan preventif. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu melengkapi surat kendaraan, menggunakan helm berstandar SNI, mematuhi rambu lalu lintas, serta menghindari perilaku berkendara yang berisiko,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sasaran operasi meliputi penggunaan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak memakai helm atau sabuk pengaman, berkendara dalam pengaruh alkohol, melawan arus, hingga melebihi batas kecepatan.
Menurut AKP Thoriq Aziz, Operasi Keselamatan Candi 2026 juga menjadi langkah awal dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang kondusif menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, yang akan difokuskan pada pengamanan arus mudik dan balik Lebaran.
“Harapannya, kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga situasi lalu lintas di Kabupaten Demak tetap aman, tertib, dan lancar, terutama menjelang momentum mudik Idul Fitri,” pungkasnya.
Editor: Mualim







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.