DEMAK | Kabarjateng.id – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Demak menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat dengan meresmikan fasilitas sumur bor di Dukuh Solondoko, Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Rabu (3/6/2026).
Kehadiran sumber air bersih tersebut diharapkan mampu membantu warga yang selama ini mengalami kesulitan memperoleh air bersih pascabanjir akibat jebolnya tanggul di wilayah tersebut.
Peresmian sumur bor dilakukan langsung oleh Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra bersama jajaran pejabat utama Polres Demak, unsur Forkopimcam Guntur, pemerintah desa, serta warga setempat.
Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat dalam momentum peringatan Hari Bhayangkara.
Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang berpengaruh besar terhadap kualitas hidup masyarakat.
Menurutnya, air tidak hanya digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kesehatan dan menunjang aktivitas ekonomi warga.
“Air bersih merupakan sumber kehidupan. Dengan tersedianya akses air yang layak, masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik, kesehatan terjaga, dan produktivitas meningkat,” ujarnya.
AKBP Samel menjelaskan, pembangunan sumur bor tersebut bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan yang mereka alami.
Menurutnya, tugas Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya memberikan manfaat langsung melalui berbagai program sosial yang dapat dirasakan masyarakat.
“Kami ingin hadir sebagai bagian dari solusi. Ketika kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi, maka kondisi sosial yang aman, nyaman, dan kondusif akan lebih mudah terwujud,” katanya.
Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada PT Saprotan Utama yang turut mendukung pembangunan sumur bor tersebut.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai tantangan yang dihadapi warga.
Pembangunan sumur bor dimulai pada 28 April 2026 dan berhasil diselesaikan pada 13 Mei 2026.
Proses pengerjaan yang relatif cepat dapat terlaksana berkat dukungan berbagai pihak serta partisipasi masyarakat sekitar.
Kapolres berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal dan dijaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Rawat dan gunakan fasilitas ini dengan baik. Semoga keberadaan sumur bor ini terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi sarana yang mendukung kesejahteraan warga,” pesannya.
Sementara itu, salah seorang warga Dukuh Solondoko, Masyitoh (42), menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan Polres Demak.
Ia mengaku keberadaan sumur bor sangat membantu warga yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih setelah wilayah mereka terdampak banjir.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan adanya sumur bor ini. Kini warga memiliki akses air bersih yang lebih mudah untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.
Ia juga berharap Polres Demak terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program yang bermanfaat serta semakin dekat dengan warga.
“Semoga Polres Demak semakin sukses, profesional, dan selalu menjadi pelindung serta pengayom masyarakat,” tutupnya. (liem)






