Menu

Mode Gelap
 

Kabar Demak

Pedagang Pasar Bintoro Keluhkan Minyakita Langka, Gus Yasin Langsung Perintahkan OPD Cek Distributor

badge-check


					Pedagang Pasar Bintoro Keluhkan Minyakita Langka, Gus Yasin Langsung Perintahkan OPD Cek Distributor Perbesar

DEMAK, Kabarjateng.id – Pedagang di Pasar Bintoro, Kabupaten Demak, mengeluhkan kelangkaan minyak goreng subsidi Minyakita di pasaran.

Selain sulit masyarakat temukan, harga minyak goreng tersebut juga naik melebihi harga eceran tertinggi (HET).

Keluhan itu muncul saat Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengunjungi Pasar Bintoro pada Senin sore, 9 Maret 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Gus Yasin berdialog langsung dengan pedagang kelontong untuk mengetahui kondisi harga kebutuhan pokok di pasar.

Pedagang Mengaku Minyakita Sulit Didapat

Salah satu pedagang, Marni, mengatakan sebagian besar harga bahan pokok masih relatif stabil.

Namun, pedagang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan Minyakita dari distributor.

Menurutnya, masyarakat lebih memilih Minyakita karena harganya lebih terjangkau dibandingkan minyak goreng merek lain. Selain itu, isi kemasannya juga benar-benar satu liter.

“Bahan pokok lain seperti beras, bawang merah, dan kemiri masih stabil. Tapi minyak goreng naik, terutama Minyakita. Harganya naik dan barangnya juga susah dicari,” ujarnya.

Marni menjelaskan harga Minyakita di tingkat pedagang kini mencapai sekitar Rp18 ribu per liter.

Padahal, pemerintah melalui Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 18 Tahun 2024 menetapkan HET Minyakita sebesar Rp15.700 per liter.

“Kalau sesuai aturan sekitar Rp16 ribu. Sekarang kami menjual sampai Rp18 ribu, itu pun barangnya sering tidak ada,” keluhnya.

Konsumen Lebih Memilih Minyakita
Pedagang lain juga menyampaikan keluhan serupa kepada Gus Yasin.

Mereka mengatakan banyak konsumen memilih Minyakita karena harganya lebih ekonomis dan isi kemasannya sesuai takaran.

Menurut pedagang, beberapa minyak goreng kemasan lain tidak berisi penuh satu liter. Kondisi itu membuat konsumen beralih ke Minyakita.

“Kalau kemasan lain kadang isinya tidak sampai satu liter, hanya sekitar 800 mililiter,” kata seorang pedagang.

Gus Yasin Minta OPD Cek Distributor

Menanggapi keluhan tersebut, Gus Yasin langsung meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk memeriksa jalur distribusi minyak goreng di Pasar Bintoro.

Ia menegaskan pemerintah harus memastikan harga dan pasokan Minyakita sesuai ketentuan.

“Nanti dicek distributornya. Kalau memang harganya segitu, suruh turunkan sesuai aturan,” tegasnya kepada OPD yang mendampingi.

Sapa Warga dan Penarik Becak

Dalam kunjungan itu, Gus Yasin juga menyapa warga yang beraktivitas di sekitar pasar.

Ia berbincang dengan sejumlah penarik becak yang mangkal di area Pasar Bintoro.

Gus Yasin kemudian membagikan bantuan paket sembako kepada para penarik becak sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat kecil di kawasan pasar. (di)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Kasdam IV/Diponegoro Pimpin Upacara Bendera, Dorong Profesionalisme dan Kesiapsiagaan Personel

17 Juni 2026 - 13:54 WIB

Kapolda Jateng Cup 2026 Hadirkan Festival E-Sport Lengkap, dari Cosplay hingga Layanan Kesehatan Gratis

17 Juni 2026 - 13:45 WIB

Tahun Baru Islam 1448 H, Pemkab Brebes Gelar Doa Bersama dan Salurkan Santunan bagi Anak Yatim

17 Juni 2026 - 13:05 WIB

Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Kebersamaan, Koramil di Sragen Dipenuhi Warga

17 Juni 2026 - 12:38 WIB

Kadus IV Resmi Dilantik, Pemdes Wanatirta Tingkatkan Kualitas Pelayanan Warga

17 Juni 2026 - 10:22 WIB

Cleaning Service di Bergas Laporkan Dugaan Penganiayaan Rekan Kerja ke Polisi

17 Juni 2026 - 08:28 WIB

Trending di Hukum & Kriminal