BREBES | kabarjateng.id – PGRI Paguyangan FC memastikan langkah ke partai final Wurja Cup 2026 setelah menundukkan Sawung Galing FC melalui drama adu penalti dengan skor 3-2 pada laga semifinal yang berlangsung di Lapangan Pejaten, Desa Kalijurang, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Kamis (23/7/2026).
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim tampil menyerang dan sama-sama berupaya menguasai jalannya laga demi mengamankan satu tiket menuju babak final.
Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun kokohnya lini pertahanan serta disiplin permainan yang diperagakan kedua kesebelasan membuat tidak ada gol yang tercipta hingga babak pertama berakhir. Skor 0-0 bertahan saat turun minum.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat.
Baik Sawung Galing FC maupun PGRI Paguyangan FC melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menambah daya gedor sekaligus menjaga keseimbangan permainan.
Berbagai skema serangan terus dibangun dari kedua kubu.
Namun, rapatnya barisan pertahanan, penampilan impresif para pemain belakang, serta penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat peluang demi peluang gagal dikonversi menjadi gol.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya waktu normal, kedudukan tetap imbang tanpa gol.
Sesuai regulasi turnamen, pertandingan kemudian dilanjutkan ke babak adu penalti.
Dalam momen yang penuh ketegangan tersebut, para algojo PGRI Paguyangan FC tampil lebih tenang dan efektif sehingga berhasil memenangkan adu penalti dengan skor 3-2 atas Sawung Galing FC.
Kemenangan tersebut mengantarkan PGRI Paguyangan FC ke partai puncak Wurja Cup 2026.
Pada laga final, mereka akan menghadapi Asri FC yang lebih dahulu memastikan tempat di final setelah mengalahkan Bambu Kuning FC pada pertandingan semifinal sebelumnya.
Atmosfer pertandingan berlangsung meriah dengan dukungan ratusan suporter yang memadati Lapangan Pejaten.
Sepanjang pertandingan, pendukung kedua tim memberikan semangat secara sportif sehingga menciptakan suasana kompetitif yang tetap aman dan kondusif.
Pengamanan pertandingan juga berjalan optimal melalui sinergi personel TNI, Polri, bersama panitia penyelenggara.
Kolaborasi tersebut memastikan seluruh rangkaian pertandingan berlangsung tertib, aman, dan lancar sehingga pemain, ofisial, maupun masyarakat dapat menikmati jalannya laga dengan nyaman.
Kepala Desa Kalijurang, Edi Riyanto, SH., MH., mengapresiasi penampilan kedua tim yang dinilai telah menyuguhkan pertandingan berkualitas dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.
Selain itu, ia menyampaikan terimakasih pula kepada seluruh suporter yang telah menunjukkan kedewasaan dalam mendukung tim masing-masing dengan tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas selama pertandingan berlangsung.
Dengan hasil tersebut, PGRI Paguyangan FC kini tinggal selangkah lagi untuk meraih gelar juara Wurja Cup 2026.
Laga final kontra Asri FC diperkirakan akan berlangsung menarik mengingat kedua tim sama-sama menunjukkan performa impresif sepanjang turnamen. (wb)






