Menu

Mode Gelap
 

Kabar Brebes · 28 Nov 2025 19:42 WIB

SMK Ma’arif NU Paguyangan Perkuat Edukasi Lingkungan Lewat Sosialisasi Bank Sampah Bersama DLH Brebes


					SMK Ma’arif NU Paguyangan Perkuat Edukasi Lingkungan Lewat Sosialisasi Bank Sampah Bersama DLH Brebes Perbesar

BREBES, Kabarjateng.id – SMK Ma’arif NU Paguyangan terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan sekolah.

Pada Jumat (28/11/2025), sekolah tersebut menggelar kegiatan sosialisasi bertema “Generasi Muda Beraksi: Optimalisasi Bank Sampah untuk Sekolah Bersih dan Berkelanjutan” dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Brebes, Eki Ramadhani, S.Pi.

Kegiatan ini diikuti ratusan siswa dari berbagai jurusan dan menjadi ruang pembelajaran langsung tentang bagaimana pengelolaan sampah yang baik dapat diterapkan di lingkungan pendidikan.

Melalui sosialisasi ini, siswa diajak melihat persoalan sampah bukan sekadar urusan kebersihan, tetapi juga bagian dari tanggung jawab sosial serta peluang pemberdayaan.

Dalam paparannya, Eki Ramadhani menjelaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga lingkungan hidup.

Menurutnya, perubahan perilaku dalam mengelola sampah harus dimulai dari tempat di mana siswa beraktivitas setiap hari, yaitu sekolah.

Ia memberikan gambaran tentang proses pemilahan sampah berdasarkan jenis, teknik penyimpanan yang benar, hingga bagaimana bank sampah dapat menjadi media edukatif sekaligus bernilai ekonomi.

“Anak muda adalah motor perubahan. Pengelolaan bank sampah bukan hanya membuat lingkungan sekolah lebih bersih, tetapi juga mengajarkan nilai keberlanjutan yang akan terus mereka bawa di masa depan,” tegasnya.

Kepala SMK Ma’arif NU Paguyangan, Mardianto, turut mengapresiasi kehadiran DLH Brebes yang memberikan dukungan langsung dalam upaya membentuk budaya peduli lingkungan di sekolah.

Ia menuturkan bahwa pihak sekolah berupaya menciptakan lingkungan belajar yang sehat, hijau, dan mendukung program sekolah ramah lingkungan yang sedang digencarkan pemerintah.

“Kami ingin sekolah ini menjadi contoh bagaimana kebiasaan mengelola sampah dapat diterapkan secara konsisten. Harapannya, para siswa tidak hanya memahami teori, tetapi benar-benar mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sosialisasi berlangsung interaktif melalui dialog dan sesi praktik pemilahan sampah.

Siswa tampak antusias bertanya mengenai cara pengelolaan sampah rumah tangga, potensi daur ulang, hingga peluang pembentukan bank sampah di tingkat kelas maupun organisasi kesiswaan.

Pada sesi demonstrasi, narasumber menunjukkan tahapan pengelolaan sampah hingga siap ditabung di bank sampah sehingga siswa memahami prosedurnya secara konkret.

Melalui kegiatan ini, sekolah berharap tumbuhnya kesadaran lingkungan tidak berhenti pada acara sosialisasi semata, tetapi berkembang menjadi kebiasaan yang berkelanjutan.

SMK Ma’arif NU Paguyangan menargetkan pengembangan bank sampah internal sebagai model pengelolaan sampah terpadu yang dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Paguyangan maupun wilayah sekitar.

Dengan langkah ini, sekolah berharap para siswa menjadi generasi yang tidak hanya peduli lingkungan, tetapi juga mampu menggerakkan masyarakat sekitarnya untuk melakukan hal yang sama. (wb)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Pemkab Brebes Perkuat Kolaborasi dengan Kajari Baru demi Kawal Pembangunan yang Transparan

13 Mei 2026 - 22:08 WIB

Polrestabes Semarang Sigap Tangani Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi UIN Walisongo

13 Mei 2026 - 07:30 WIB

Bupati Brebes Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim, Perkuat Harapan dan Masa Depan Generasi Muda

12 Mei 2026 - 15:55 WIB

Jawa Tengah Percepat Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik, Semarang Raya Jadi Proyek Perdana

12 Mei 2026 - 12:30 WIB

Pimpinan Ponpes di Jepara Resmi Jadi Tersangka Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Santriwati

12 Mei 2026 - 11:19 WIB

CJIBF 2026 Jadi Pintu Masuk Investasi Hijau, Jateng Siapkan Kawasan Industri Baru

12 Mei 2026 - 08:38 WIB

Trending di Ekonomi & Bisnis