Menu

Mode Gelap
 

Kabar Boyolali

Senyum Difabel dan Lansia Warnai Program Balik Rantau Gratis Jateng

badge-check


					Senyum Difabel dan Lansia Warnai Program Balik Rantau Gratis Jateng Perbesar

BOYOLALI, Kabarjateng.id – Halaman Asrama Haji Donohudan dipenuhi deretan bus yang siap mengantar peserta program balik rantau gratis Jateng kembali ke perantauan.

Di tengah suasana keberangkatan, muncul berbagai kisah haru dan rasa syukur dari peserta Program Balik Rantau Gratis 2026 yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Program ini memberi manfaat nyata, terutama bagi kalangan difabel dan lanjut usia (lansia).

Ringankan Beban Biaya Perjalanan

Lendra Febri Arino (37), penyandang disabilitas asal Tawangmangu, Karanganyar, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut.

Ia bersiap kembali ke Jakarta untuk melanjutkan pekerjaannya sebagai pengemudi ojek online setelah merayakan Lebaran di kampung halaman.

Menurut Lendra, fasilitas yang tersedia cukup nyaman dan membantu meringankan biaya perjalanan.

Ia menyebut harga tiket yang tinggi saat musim Lebaran sering menjadi kendala, apalagi jika ia harus bepergian bersama keluarga.

Dengan mengikuti program ini, ia mampu menghemat pengeluaran hingga jutaan rupiah.

Dukungan untuk Pedagang Kecil

Sunaryo (49), pedagang kaki lima asal Sragen, juga merasakan manfaat program ini.

Bersama istrinya, Saryati, ia bersiap kembali ke Pondok Gede, Jakarta.

Ia menilai program tersebut sangat membantu masyarakat kecil, khususnya dalam menekan biaya transportasi yang biasanya melonjak saat arus balik.

Sunaryo mengungkapkan, ia dapat mengalihkan dana pembelian tiket untuk memenuhi kebutuhan keluarga di kampung.

Ia juga mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap kelompok difabel yang kini semakin inklusif.

Lansia Ikut Merasakan Kebahagiaan

Di sisi lain, Sri Sardadi (80), warga Kemusuk, Boyolali, duduk tenang sambil menunggu waktu keberangkatan.

Ia merasa bahagia karena dapat berkumpul dengan keluarga saat Lebaran tanpa memikirkan mahalnya ongkos perjalanan.

Baginya, program ini memberi kesempatan untuk menjaga kebersamaan keluarga.

Fasilitas Ramah dan Inklusif

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah, Arief Djatmiko, menjelaskan bahwa program Balik Rantau Gratis tahun ini melibatkan puluhan armada bus yang mengangkut ribuan peserta menuju Jakarta dan Bandung.

Pemerintah memberikan perhatian khusus kepada difabel dan lansia, termasuk menyediakan layanan penjemputan dari rumah demi memastikan kenyamanan dan keselamatan.

Wujud Kehadiran Pemerintah

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa program ini menjadi bukti kepedulian pemerintah kepada masyarakat, khususnya pekerja informal.

Ia berharap program ini terus berjalan dan menjadi tradisi positif bagi warga perantauan.

Program Balik Rantau Gratis tidak hanya menyediakan transportasi, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kepedulian.

Keberangkatan bus dari Donohudan tidak sekadar membawa penumpang ke kota tujuan, tetapi juga mengantarkan harapan baru agar masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan lebih ringan dan bermakna. (ar)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Polres Semarang Pastikan Tidak Ada Kebakaran Hutan di Pringapus, Hotspot SIPONGI Berasal dari Bekas Pembakaran Rumput

31 Juli 2026 - 15:47 WIB

Kapolres Demak Perkuat Sinergi dengan FKUB untuk Jaga Kerukunan dan Stabilitas Daerah

31 Juli 2026 - 15:33 WIB

TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim 0735/Surakarta Perkuat Budaya Gotong Royong Lewat Pembangunan Saluran Air

31 Juli 2026 - 14:11 WIB

Rutan Salatiga Gandeng PT Arta Jayendra Perkasa, Bekali Warga Binaan Keterampilan Membuat Tas Rajut

31 Juli 2026 - 13:41 WIB

Jateng Pimpin Nasional Penyaluran KUR Perumahan, Rp4,96 Triliun Disalurkan untuk 28 Ribu Debitur

31 Juli 2026 - 13:01 WIB

Jateng Lampaui Target Penanganan Backlog Perumahan, 65.449 Keluarga Berhasil Miliki Rumah

31 Juli 2026 - 12:32 WIB

Trending di KABAR JATENG