BOYOLALI | Kabarjateng.id – Penguatan ketahanan pangan dan pemenuhan protein hewani menjadi perhatian dalam penutupan Bulan Bakti Peternakan dan Hari Ikan Nasional 2026 di Kabupaten Boyolali.
Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Boyolali, Jumat (25/9/2026), dan turut dihadiri Polres Boyolali yang diwakili Kabaglog AKP Aris Sunandar, S.I.P.
Acara dimulai sekitar pukul 07.30 WIB dan berakhir pada 10.15 WIB. Kegiatan mengangkat tema “Swasembada Protein Hewani untuk Indonesia yang Berdaulat, Adil dan Makmur”.
Penutupan diikuti unsur Pemerintah Kabupaten Boyolali, TNI-Polri, para camat, pelaku usaha, kelompok peternak, hingga peserta expo yang menampilkan berbagai produk dari sekitar 50 stan peternakan dan perikanan.
Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Pasi Log Kodim 0724/Boyolali Lettu CBA Ruslan, Plt Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Boyolali Ahmad Gozali, para Asisten Sekda, kepala OPD, perwakilan BUMD dan perbankan, RSUD, serta tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Gozali menyampaikan seluruh rangkaian Bulan Bakti Peternakan dan Hari Ikan Nasional telah terlaksana selama tiga hari.
Beragam kegiatan digelar untuk mendorong konsumsi protein hewani sekaligus memperkenalkan potensi peternakan dan perikanan kepada masyarakat.
Program yang dilaksanakan antara lain pembagian susu, telur dan ikan secara gratis. Ada pula Gerakan Minum Susu (Gerimis) serta Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang melibatkan ratusan pelajar.
Pemkab Boyolali juga menyiapkan rencana pembangunan showroom susu di kawasan Simpang Siaga.
Fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi ruang promosi sekaligus memperkenalkan produk susu lokal kepada masyarakat.
Dukungan terhadap sektor pertanian dan peternakan juga diwujudkan melalui penyaluran sejumlah bantuan.
Bantuan tersebut meliputi traktor, pompa air, mesin pemipil jagung, kendaraan roda tiga hingga ayam petelur untuk kelompok tani dan peternak.
Rangkaian kegiatan turut diramaikan Kontes Sapi Perah dan Sapi Potong hasil inseminasi buatan (IB) gratis.
Selain itu, terdapat parade sapi tunggang dan pedati, expo produk unggulan peternakan dan perikanan, talkshow produktivitas, serta vaksinasi rabies gratis.
Usai seluruh rangkaian kegiatan, acara ditutup secara resmi dan dilanjutkan pembagian doorprize serta agenda internal lainnya.
Kabaglog Polres Boyolali AKP Aris Sunandar mengatakan kehadiran kepolisian merupakan bagian dari dukungan terhadap kolaborasi lintas sektor dalam menjalankan program pemerintah, terutama yang berkaitan dengan ketahanan pangan.
Menurutnya, situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif menjadi bagian penting agar kegiatan masyarakat serta program pembangunan dapat berjalan dengan baik.
“Polres Boyolali mendukung sinergi bersama seluruh stakeholder dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, sehingga berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dapat berjalan aman, tertib dan lancar,” ujarnya. (ar)






