Menu ✖

Mode Gelap
 

Kabar Boyolali

Niat Memancing Berujung Maut, Pelajar 11 Tahun Tenggelam di Sungai Serang Boyolali

badge-check


					Niat Memancing Berujung Maut, Pelajar 11 Tahun Tenggelam di Sungai Serang Boyolali Perbesar

BOYOLALI | Kabarjateng.id – Niat bermain dan memancing bersama teman di Sungai Kali Serang, Boyolali, berakhir tragis.

Seorang pelajar berusia 11 tahun ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di sebuah kedung sungai, Sabtu (26/9/2026).

Korban berinisial MHA, warga Desa Lemahireng, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali.

Peristiwa tersebut terjadi di Dukuh Kedungaron, Desa Lemahireng, sekitar pukul 11.45 WIB.

Informasi mengenai kejadian itu kemudian diterima Polsek Wonosegoro sekitar pukul 12.10 WIB.

Petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan pemeriksaan awal.

Kapolsek Wonosegoro Iptu Hidayat Seno Haryanto, S.H., M.H., mengatakan korban sebelumnya datang ke Sungai Kali Serang bersama tiga temannya.

Keempat anak tersebut awalnya bermaksud memancing. Namun karena tidak membawa alat pancing, korban kemudian berenang di bagian kedung sungai.

Dari keterangan sejumlah saksi, korban diketahui tidak bisa berenang. Saat berada di dalam kedung, korban sempat berteriak meminta pertolongan.

Salah seorang saksi yang mendengar suara tersebut segera menuju lokasi. Warga kemudian ikut melakukan pencarian setelah mengetahui korban tenggelam.

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan di dasar kedung dalam posisi tengkurap dan kemudian dievakuasi untuk dibawa ke rumah.

Petugas medis dari Puskesmas Wonosegoro selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap kondisi korban.

Dari pemeriksaan tersebut, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Tim medis juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Pihak keluarga kemudian membuat surat pernyataan dan menyatakan tidak menghendaki proses autopsi.

Polsek Wonosegoro dalam penanganan kejadian tersebut melakukan pengecekan lokasi, mengumpulkan keterangan saksi, melakukan pendataan serta berkoordinasi dengan tenaga medis.

Kapolsek mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan faktor keselamatan ketika anak-anak beraktivitas di sekitar perairan.

“Kami mengimbau anak-anak tidak berenang di sungai atau kedung tanpa pengawasan orang dewasa, terlebih bagi yang tidak memiliki kemampuan berenang. Keselamatan harus menjadi perhatian bersama,” ujar Iptu Hidayat.

Polisi juga mengingatkan para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak, terutama ketika bermain di sekitar sungai, kedung, waduk maupun lokasi perairan lain yang memiliki potensi membahayakan. (ar)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Kapolres Boyolali Ikuti Ngaji Bersama Kapolri dan Gus Baha, Anak Yatim Terima Santunan

26 September 2026 - 18:42 WIB

Polsek Ampel Dampingi Penyerahan Santunan Rp70 Juta untuk Keluarga Korban Virgo Transport 8

26 September 2026 - 18:25 WIB

Malam Penuh Kebersamaan di Karanggede, 2.500 Jamaah Hadiri Pengajian Akbar

26 September 2026 - 18:15 WIB

Polres Boyolali Dukung Ketahanan Pangan Lewat Bulan Bakti Peternakan dan Hari Ikan Nasional

26 September 2026 - 18:05 WIB

Polres Kendal Padukan Hash Run, Penghijauan dan Bakti Sosial di Limbangan

26 September 2026 - 17:30 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Championship 2026 Dibuka, Atlet Menembak Adu Ketangkasan di Semarang

26 September 2026 - 16:49 WIB

Trending di Berita TNI