BOYOLALI | kabarjateng.id – Upaya mendukung ketahanan pangan nasional terus dilakukan aparat kewilayahan. Babinsa Desa Potronayan Koramil 13/Nogosari, Serma Mujiarto, menggelar komunikasi sosial (Komsos) bersama petani padi di Dukuh Rejosari, Desa Potronayan, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, Minggu (2/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Serma Mujiarto memberikan motivasi kepada para petani agar tetap bersemangat menjalankan masa tanam ketiga (MT III) meski kondisi cuaca saat ini memasuki musim kemarau.
Ia menilai musim kering tidak harus menjadi hambatan apabila pengelolaan lahan, irigasi, dan perawatan tanaman dilakukan secara optimal.
Menurutnya, dengan penerapan teknik budidaya yang baik, produktivitas padi masih dapat dipertahankan sehingga hasil panen tetap memuaskan.
Selain itu, harga gabah pada musim tertentu juga berpotensi memberikan nilai jual yang lebih menguntungkan bagi petani.
“Jangan menyerah hanya karena musim kemarau. Jika pengairan dan perawatan tanaman dilakukan dengan baik, peluang memperoleh hasil panen yang maksimal tetap terbuka, bahkan harga gabah bisa lebih menguntungkan,” ujar Serma Mujiarto.
Petani setempat, Ibu Paniyem, mengaku senang atas pendampingan yang diberikan Babinsa.
Menurutnya, kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan dukungan moril, tetapi juga meningkatkan keyakinan para petani untuk tetap mengelola sawah di tengah tantangan musim kemarau.
Ia berharap sinergi antara Babinsa dan petani dapat terus terjalin sehingga produktivitas pertanian di Desa Potronayan semakin meningkat.
Melalui kegiatan Komsos tersebut, Babinsa terus memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan pendampingan kepada petani sebagai bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional. (ar)






