BATANG, Kabarjateng.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I yang dilaksanakan Kodim 0736/Batang di Desa Cepokokuning resmi dimulai.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Batang sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan infrastruktur desa sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Komandan Kodim 0736/Batang, Letkol Inf Andhika Baroto Chrishastantyo, menjelaskan bahwa program TMMD tahun ini menyasar pembangunan fisik dan kegiatan nonfisik yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu fokus utama yakni pembangunan jalan rabat beton sepanjang 367 meter dengan lebar tiga meter dan ketebalan 12 sentimeter.
Selain itu, juga dilakukan pembangunan talud sepanjang kurang lebih 100 meter guna memperkuat struktur jalan.
Menurutnya, pembangunan jalan tersebut menghubungkan Dukuh Dungringin dengan Desa Cepokokuning.
Kehadiran infrastruktur baru ini diharapkan mempermudah mobilitas warga, khususnya dalam mengangkut hasil pertanian. Selain itu, akses menuju destinasi wisata air serta wisata religi Makam Mbah Gerot yang menjadi tokoh sesepuh desa juga akan semakin mudah dijangkau.
Ia menambahkan, kondisi jalan sebelumnya masih berupa tanah dan makadam sehingga sering menyulitkan warga, terutama saat musim hujan.
Dengan adanya pembangunan melalui TMMD, masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat langsung dari peningkatan kualitas infrastruktur.
Proses pengerjaan ditargetkan rampung dalam waktu sekitar satu bulan.
Wakil Bupati Batang, Suyono, mengapresiasi pelaksanaan TMMD sebagai wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Ia menilai program tersebut sejalan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan warga melalui pembangunan akses ekonomi sekaligus mendukung ketahanan pangan di wilayah pedesaan.
Lebih lanjut, pembangunan infrastruktur desa juga diyakini mampu mendorong pengembangan potensi wisata lokal yang berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat.
Kepala Desa Cepokokuning, Maryadi, berharap pembangunan jalan ini dapat membuka peluang ekonomi baru serta memperlancar akses menuju kawasan wisata desa.
Desa Cepokokuning sendiri dikenal memiliki potensi wisata alam berupa wisata air sungai yang mulai diminati pengunjung, khususnya pada akhir pekan.
Warga setempat, Rokhaini Subkhi, mengungkapkan bahwa sebelumnya jalan penghubung antarwilayah belum pernah diperkeras sehingga menyulitkan aktivitas sehari-hari.
Melalui program TMMD Sengkuyung Tahap I ini, diharapkan pembangunan desa dapat semakin merata serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal di Desa Cepokokuning. (di)






Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.