Menu

Mode Gelap
 

Kabar Batang

Judi Togel Diduga Bebas Beroperasi di Batang, Warga Pertanyakan Ketegasan APH

badge-check


					Judi Togel Diduga Bebas Beroperasi di Batang, Warga Pertanyakan Ketegasan APH Perbesar

BATANG, Kabarjateng.id – Praktik perjudian togel di Kabupaten Batang kembali menjadi perhatian publik. Warga menilai aktivitas judi tersebut semakin marak dan berlangsung secara terbuka tanpa adanya tindakan nyata dari aparat penegak hukum (APH).

Pada Rabu malam (6/5/2026), hasil pemantauan di sejumlah lokasi menunjukkan beberapa lapak togel masih aktif melayani pemasang.

Kondisi ini memicu keresahan masyarakat karena aktivitas ilegal tersebut berlangsung di tempat yang mudah dijangkau dan terlihat jelas oleh warga sekitar.

Beberapa titik yang diduga menjadi lokasi transaksi togel berada di Dukuh Ngrandu, Desa Timbang, Kecamatan Limpung.

Selain itu, lapak serupa juga terlihat di depan Pasar Subah, tepatnya di sekitar perempatan lampu merah yang lokasinya tidak jauh dari Kantor Polsek Subah.

Aktivitas yang sama juga ditemukan di wilayah Desa Tenggulangharjo atau Wuni, Kecamatan Subah, tepatnya di sebelah kanan Kafe V.

Keberadaan lapak-lapak ini menimbulkan pertanyaan dari masyarakat mengenai efektivitas pengawasan aparat terhadap praktik perjudian yang sudah lama berlangsung.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku heran karena aktivitas tersebut seolah berjalan tanpa hambatan.

Menurutnya, masyarakat sudah sering melihat transaksi berlangsung, namun belum ada tindakan penertiban yang benar-benar tegas.

“Kalau dibiarkan terus, masyarakat akan menganggap hukum tidak berjalan. Padahal perjudian seperti ini sangat merusak,” ujarnya.

Informasi yang berkembang di lapangan menyebutkan bahwa koordinator lapangan perjudian tersebut dikenal dengan nama Jepang, sedangkan agen disebut bernama Bambang.

Nama keduanya disebut cukup familiar di kalangan warga sekitar.

Warga berharap aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan dan penindakan agar praktik perjudian tidak semakin meluas.

Mereka menilai togel bukan hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga dapat memicu persoalan sosial lain seperti utang, konflik keluarga, hingga tindak kriminal.

Kapolres Batang, AKBP Veronica, saat dimintai konfirmasi melalui pesan WhatsApp hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan.

Pesan yang dikirim telah diterima, namun belum dibalas.

Tidak adanya respons dari pihak kepolisian membuat masyarakat semakin mempertanyakan komitmen pemberantasan perjudian di wilayah Batang.

Warga berharap aparat segera menunjukkan langkah konkret agar hukum benar-benar hadir dan dirasakan oleh masyarakat. (bg)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Ahmad Luthfi Pastikan Mahasiswa NTT Terdampak Bencana Tetap Bisa Kuliah di Jateng

7 September 2026 - 18:08 WIB

Padukan Semangat Kemerdekaan dan Religi, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ajak Anak-Anak Desa Lanji Berkompetisi

7 September 2026 - 17:59 WIB

Polres Demak Ajarkan Pelajar Cerdas Gunakan AI dan Waspadai Hoaks

7 September 2026 - 17:48 WIB

Lapas Purwodadi Dorong Warga Binaan Kuasai Keterampilan Pertanian

7 September 2026 - 17:40 WIB

Mora Sandhy Jadi Tersangka Kasus Koperasi BMJ, DPRD Kendal Tunggu Keputusan Golkar

7 September 2026 - 14:57 WIB

Kapolres Boyolali Kawal Konser Keroncong Svaranusa, 2.500 Warga Padati Alun-Alun

7 September 2026 - 10:46 WIB

Trending di Daerah