SEMARANG, Kabarjateng.id – Calon Wali Kota Semarang nomor urut 2, Yoyok Sukawi, memaparkan gagasan dan rencana pembangunan Kota Semarang di hadapan ratusan mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) dalam acara Dialog Interaktif bertema “Menuju Semarang yang Lebih Baik.” Acara yang diselenggarakan oleh BEM Udinus ini berlangsung di Gedung 3 kampus pada Sabtu 26 Oktober 2024.
Yoyok, bersama pasangannya, Joko Santoso, mengusung visi untuk menjadikan Semarang sebagai kota metropolitan yang maju, bermartabat, dan berkelanjutan. “Kota ini memiliki potensi besar di sektor perdagangan, industri, pariwisata, dan UMKM yang dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Untuk memanfaatkan potensi tersebut, Yoyok menyoroti pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Pendidikan menjadi fokus utama dalam programnya.
“Kami melihat masih banyak siswa SMP dan SMA yang belum mendapatkan akses pendidikan optimal. Kami akan memprioritaskan pendidikan gratis untuk SD dan SMP, termasuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs), baik negeri maupun swasta,” jelasnya.
Yoyok juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam pembangunan kota, dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk generasi muda dalam penyusunan kebijakan. “Kreativitas dan antusiasme generasi muda sangat dibutuhkan. Ini adalah esensi dari kolaborasi yang kami tawarkan,” ujar CEO PSIS Semarang ini.
Dalam hal tata kelola pemerintahan, Yoyok berjanji untuk membangun pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap masyarakat. Profesionalisme aparatur sipil negara (ASN) dalam memberikan layanan publik menjadi perhatian utamanya.
“Program-program yang baik dari pemerintahan sebelumnya akan kami lanjutkan, dan kekurangan yang ada akan kami perbaiki dengan pendekatan kolaboratif,” katanya dengan tegas.
Acara ini berlangsung interaktif, dengan mahasiswa yang menyampaikan aspirasi terkait ruang kreativitas, lapangan kerja bagi lulusan baru, dan ketersediaan ruang publik. Menanggapi hal tersebut, Yoyok menjanjikan program pelatihan pra-kerja untuk lulusan baru, pembangunan ruang publik baru, fasilitas wifi gratis, dan berbagai inisiatif untuk mendukung kreativitas anak muda.
“Mari kita bergandengan tangan membangun Semarang yang lebih maju dan bermartabat,” ajak Yoyok di akhir acara, disambut dengan antusias oleh para mahasiswa. (day)






Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.