Menu

Mode Gelap
 

Headline · 15 Mar 2025 21:47 WIB

Semarang Perkuat Pembangunan Kota yang Inklusif dan Berkelanjutan


					Semarang Perkuat Pembangunan Kota yang Inklusif dan Berkelanjutan Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Pemerintah Kota Semarang menegaskan komitmennya untuk membangun kota yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.

Hal ini disampaikan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan tahun 2026 yang berlangsung di Kecamatan Semarang Timur dan Semarang Tengah pada Jumat (14/3).

Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, yang mewakili Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti, mengungkapkan bahwa Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 merupakan langkah awal dalam mewujudkan visi pembangunan Kota Semarang periode 2025-2029.

“Kami ingin menjadikan Semarang sebagai kota yang maju secara ekonomi, berkeadilan sosial, lestari, dan inklusif,” ujar Iswar.

Dalam rangka mewujudkan visi tersebut, Pemkot Semarang menetapkan lima fokus utama pembangunan, yaitu kebersihan kota, pemerataan akses pendidikan, perbaikan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, serta penguatan inklusivitas sosial.

Fokus Pembangunan Kota Semarang 2026

  1. Pengelolaan Sampah Terpadu
    Pemkot berupaya mengelola sampah secara lebih efektif melalui sistem pemilahan dari sumbernya. Mengingat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang yang telah mencapai kapasitas maksimum dengan menerima 1.000 ton sampah setiap hari, pengelolaan sampah dari hulu ke hilir menjadi prioritas utama.
  2. Pemerataan Akses Pendidikan
    Setiap anak di Semarang berhak mendapatkan akses pendidikan yang layak. Jika ada siswa yang tidak diterima di sekolah negeri, mereka akan mendapatkan beasiswa, terutama bagi keluarga kurang mampu, agar tetap dapat mengenyam pendidikan di sekolah swasta.
  3. Perbaikan Infrastruktur Kota
    Pemkot akan mempercepat perbaikan jalan rusak, drainase, talud, saluran, dan jembatan, terutama menjelang perayaan Lebaran 2026, agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya dalam waktu dekat.
  4. Peningkatan Pelayanan Kesehatan
    Pemerintah berencana memperluas cakupan Universal Health Coverage (UHC) serta BPJS Ketenagakerjaan, sehingga masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan dengan lebih mudah dan merata.
  5. Penguatan Inklusivitas Sosial
    Pemkot akan membangun zona aktivitas gratis bagi masyarakat serta mendirikan Rumah Inspirasi, yang difungsikan sebagai pusat layanan konseling kesehatan mental dan pendampingan bagi anak berkebutuhan khusus.

Iswar menegaskan bahwa seluruh kebijakan ini akan dijalankan secara efektif dan efisien, dengan memastikan setiap program memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk mengoptimalkan anggaran APBD demi kesejahteraan warga. Program operasional RT dan RW juga akan segera direalisasikan sesuai dengan janji kampanye,” tegasnya.

Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan, Kota Semarang diharapkan terus berkembang menjadi kota yang lebih maju, kompetitif, serta mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh warganya. (day)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Langkah Tegas Agustina, Semarang Night Carnival Dibatalkan Demi Keselamatan Warga

3 Mei 2026 - 00:22 WIB

Gubernur Luthfi Temui Massa May Day, Serap Aspirasi dan Siapkan Solusi untuk Buruh Jateng

2 Mei 2026 - 15:09 WIB

Saat Soeharto Tak Ingin Menjadi Presiden

2 Mei 2026 - 14:30 WIB

May Day 2026 di Ungaran, Ahmad Luthfi Tegaskan Buruh Jadi Pilar Utama Ekonomi Jateng

2 Mei 2026 - 08:33 WIB

Ahmad Luthfi Gandeng TNI, Jateng Ubah Gunungan Sampah Jadi Energi Alternatif

2 Mei 2026 - 08:03 WIB

Pemprov Jateng Dukung Penuh Raperda Pelayanan Publik

2 Mei 2026 - 07:32 WIB

Trending di KABAR JATENG