MAGELANG, Kabarjateng.id – Suasana antusias warga terlihat jelas ketika layanan kesehatan spesialistik Sehat Bareng Lutfi Yasin digelar di Balai Desa Losari, Kecamatan Pakis, Senin (22/9/2025). Sebanyak 165 masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh layanan medis gratis.
Pelayanan kesehatan yang diberikan meliputi berbagai bidang spesialis. Dari jumlah tersebut, tercatat 29 warga memeriksakan kesehatan anak, 23 orang berkonsultasi dengan dokter kandungan, 52 pasien ke spesialis penyakit dalam, 44 orang ke spesialis paru, serta 15 pasien ke spesialis jiwa.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang hadir meninjau langsung kegiatan ini menekankan bahwa program Speling merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam mendekatkan dokter spesialis ke desa-desa.
“Sudah lebih dari tujuh ribu warga yang merasakan manfaat Speling. Dokter spesialis bekerja sama dengan rumah sakit daerah, rumah sakit milik provinsi, maupun swasta, kemudian turun ke desa-desa menggunakan mobil layanan keliling. Biasanya masyarakat desa jarang sekali bisa bertemu langsung dengan dokter spesialis, kini akses itu terbuka lebih mudah,” ujar Luthfi.
Ia juga menambahkan, program ini berfungsi sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai penyakit prioritas di masyarakat.
“Dengan Speling, kita bisa mengidentifikasi TBC, stunting, kondisi ibu hamil, hingga penyakit serius lainnya sejak awal. Program ini sekaligus menjadi peta jalan bagi dinas kesehatan agar layanan benar-benar menjangkau seluruh desa, sejalan dengan arahan Presiden untuk menghadirkan kesehatan gratis bagi masyarakat kecil,” imbuhnya.
Masyarakat Desa Losari pun menyambut baik layanan ini. Mereka merasa terbantu karena bisa memperoleh pemeriksaan spesialis yang sebelumnya hanya tersedia di rumah sakit besar.
Program Pelayanan Spesialis Keliling (Speling) sendiri memiliki tujuan strategis, antara lain menekan angka kematian ibu, mengurangi kasus stunting, meningkatkan efektivitas pengobatan TBC, mendeteksi dini kanker serviks, menangani penyakit tidak menular, serta memberikan perhatian pada kesehatan jiwa.
Berdasarkan data hingga 19 September 2025, program Speling telah hadir di 474 desa yang tersebar di 35 kabupaten/kota Jawa Tengah, dengan total sasaran 57.331 jiwa.
Adapun capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Jawa Tengah mencapai 29.476.437 jiwa atau sekitar 92,57 persen dari 31.842.606 pendaftar.
Selain layanan kesehatan, kegiatan di Desa Losari juga diwarnai dengan penyerahan bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Warga desa menerima bantuan senilai Rp20 juta untuk memperkuat ekonomi masyarakat. (can)






Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.