Menu

Mode Gelap
 

Headline · 20 Sep 2024 14:08 WIB

Polsek Karanganyar Polres Demak Berhasil Amankan Pelaku Penembakan Ban Mobil


					Polsek Karanganyar Polres Demak Berhasil Amankan Pelaku Penembakan Ban Mobil Perbesar

DEMAK, Kabarjateng.id – Polsek Karanganyar Polres Demak telah mengamankan seorang pria berinisial S (60) yang diduga melakukan penembakan terhadap ban mobil Pajero di Jalan Raya Demak-Kudus KM 32, Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, pada Kamis, 19 September 2024.

Pelaku yang mengendarai mobil Honda BRV tersebut akhirnya berhasil ditangkap setelah pengejaran oleh pihak kepolisian.

Penangkapan ini dipimpin oleh Kapolsek Karanganyar, IPTU M. Shaifuddin, bersama dengan anggota Polsek.

Menurut keterangan Kapolres Demak, AKBP Ari Cahya Nugraha, yang disampaikan melalui Kasihumas Polres Demak, AKP Jarno, kejadian bermula dari laporan yang diterima melalui handy talkie (HT) oleh anggota Sat Lantas Polres Demak.

Laporan tersebut menyebutkan adanya aksi penembakan terhadap ban mobil Pajero oleh pengendara mobil Honda BRV.

“Setelah menerima laporan tersebut, petugas Polsek Karanganyar segera melakukan tindakan penghadangan. Namun, saat mendekati lokasi penghadangan, pelaku mencoba melarikan diri dengan mempercepat kendaraannya,” ujar Jarno.

Pengejaran pun dilakukan hingga pelaku terhenti di lampu merah perempatan Kencing Kudus. Pada saat itu, mobil patroli berhasil memepet kendaraan pelaku, yang kemudian ditangkap dan diperiksa di tempat.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui bahwa aksi tersebut dilakukan karena tidak terima kendaraannya dipepet oleh mobil Pajero.

“Pelaku mengaku menembak ban depan dan belakang mobil Pajero setelah merasa kendaraannya hampir disenggol. Setelah itu, pelaku berusaha melarikan diri ke arah Kudus,” jelas Jarno lebih lanjut.

Saat ini, pelaku dan barang bukti telah diserahkan ke Satreskrim Polres Demak untuk proses hukum lebih lanjut. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp 4.500.000,- akibat dua ban mobilnya pecah.

Pelaku dijerat dengan Pasal 406 ayat (1) KUHP tentang perusakan atau Pasal 335 ayat (1) KUHP tentang ancaman kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun 6 bulan atau 1 tahun penjara.

Polres Demak menegaskan tidak akan mentolerir segala bentuk premanisme di wilayah hukumnya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan aksi premanisme agar segera ditindaklanjuti,” tutup Jarno. (lex)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

1 Komentar

semua sudah ditampilkan
Kabar Terbaru

Jaga Kondusivitas Wilayah, Polres Semarang Musnahkan 2.414 Botol Miras dan 330 Liter Tuak

13 Maret 2026 - 17:47 WIB

Valet Ride dan Chatbot Si Polan Jadi Inovasi Layanan Polda Jateng di Ops Ketupat Candi 2026

13 Maret 2026 - 17:35 WIB

Pegadaian Kanwil XI Semarang Santuni 20 Anak Yatim Lewat Safari Ramadhan 2026

13 Maret 2026 - 15:45 WIB

PT Pegadaian Kanwil XI Semarang salurkan santunan kepada 20 anak yatim piatu di pondok pesantren dan panti asuhan sebagai bagian Safari Ramadhan 2026.

Bagikan Al-Qur’an ke Rutan Jepara, MPC Pemuda Pancasila Perkuat Pembinaan Keagamaan

13 Maret 2026 - 15:43 WIB

Personel Brimob Perkuat Pelayanan Operasi Ketupat Candi 2026 di Wilayah Polres Tegal

13 Maret 2026 - 15:03 WIB

Bandara Ahmad Yani Semarang Buka Posko Angkutan Udara Lebaran 2026

13 Maret 2026 - 12:45 WIB

Trending di KABAR JATENG