Menu

Mode Gelap
 

Headline

Polres Semarang Musnahkan Ribuan Botol Miras Hasil Operasi Pekat

badge-check


					Polres Semarang Musnahkan Ribuan Botol Miras Hasil Operasi Pekat Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan, Polres Semarang menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) dengan menyita ribuan botol minuman keras (miras) berbagai merek serta ratusan liter tuak yang dikemas dalam jerigen.

Selama operasi yang berlangsung dari 28 Februari hingga 19 Maret 2025, jajaran kepolisian berhasil mengamankan sebanyak 1.675 botol miras dan 525 liter tuak oplosan.

Seluruh barang bukti tersebut kemudian dimusnahkan dalam sebuah acara yang melibatkan unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta elemen masyarakat lainnya.

Pemusnahan ini dilakukan sesaat setelah Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2025 pada Jumat, 21 Maret 2025.

Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya cipta kondisi guna mendukung kelancaran pengamanan jelang Idul Fitri dan arus mudik.

“Selama 20 hari, sejak 28 Februari 2025, kami berhasil menyita ribuan botol miras dan ratusan liter tuak oplosan. Ini merupakan langkah preventif yang kami lakukan guna memastikan keamanan dan ketertiban menjelang Operasi Ketupat Candi 2025,” ungkap AKBP Ratna dalam sambutannya di hadapan peserta apel.

Beliau juga mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak yang turut berkontribusi dalam keberhasilan operasi tersebut.

Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha, S.H., M.H., turut mengapresiasi kinerja Polres Semarang dalam menjaga ketertiban masyarakat selama bulan Ramadhan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Semarang, kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Semarang dan seluruh jajarannya. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dapat menjalankan ibadah serta merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman,” ujar Bupati Semarang.

Acara pemusnahan miras dilaksanakan secara simbolis oleh jajaran Forkopimda, diikuti oleh tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Setelah itu, pemusnahan dilakukan secara menyeluruh menggunakan alat berat jenis Tandem Roller.

Langkah ini menjadi salah satu upaya nyata dalam menjaga ketertiban serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi masyarakat selama bulan suci Ramadhan. (di)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Kadus IV Resmi Dilantik, Pemdes Wanatirta Tingkatkan Kualitas Pelayanan Warga

17 Juni 2026 - 10:22 WIB

Cleaning Service di Bergas Laporkan Dugaan Penganiayaan Rekan Kerja ke Polisi

17 Juni 2026 - 08:28 WIB

Kapolres Demak Cup Season 2 Jadi Ajang Pembinaan Atlet E-Sports Muda Berprestasi

16 Juni 2026 - 20:03 WIB

Central Java Prayer Breakfast 2026 Jadi Simbol Kerukunan dan Sinergi untuk Jawa Tengah

16 Juni 2026 - 11:55 WIB

Terjang Genangan Rob, Kapolres Kendal Salurkan Bantuan untuk Warga yang Bertahan di Tengah Banjir

16 Juni 2026 - 09:24 WIB

Dampak Tambang Galian C di Desa Delik Tuai Keluhan, DPRD Kabupaten Semarang Turun Tangan

16 Juni 2026 - 08:02 WIB

Trending di KABAR JATENG