Menu

Mode Gelap
 

Headline

Polres Kudus Bongkar Kasus Pencurian Barang Antik Rp800 Juta dalam Waktu Singkat

badge-check


					Polres Kudus Bongkar Kasus Pencurian Barang Antik Rp800 Juta dalam Waktu Singkat Perbesar

KUDUS, Kabarjateng.id – Jajaran Unit Reskrim Polsek Kudus Kota, Polres Kudus, sukses mengungkap kasus pencurian barang antik milik seorang kolektor asal Jakarta di Desa Langgar Dalem, Kecamatan Kota, Kudus. Laporan yang masuk pada 26 Agustus 2025 langsung ditindaklanjuti, hingga pelaku berhasil diamankan kurang dari sehari setelah kejadian.

Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo, menjelaskan bahwa kerugian korban ditaksir mencapai Rp800 juta. “Pelaku ditangkap pada hari yang sama dengan laporan masuk. Seluruh barang bukti berhasil diamankan dalam keadaan lengkap,” ungkapnya saat konferensi pers di Mapolsek Kudus Kota, Selasa (9/9/2025).

Modus Operandi

Korban memiliki rumah berukuran 1.000 meter persegi di Desa Langgar Dalem yang difungsikan sebagai tempat penyimpanan koleksi antik. Rumah tersebut hanya dijaga seorang penjaga pada siang hari. Pelaku berinisial APW (28), yang masih memiliki hubungan keluarga dengan korban, memanfaatkan kondisi itu dengan meminjam kunci rumah. Dalihnya, ia ingin ikut menjaga pada malam hari.

Namun, kesempatan tersebut digunakan untuk memotret koleksi antik dan mengunggahnya ke marketplace. Beberapa barang berhasil dijual dengan harga Rp80 juta, jauh di bawah nilai sebenarnya.

Penangkapan dan Barang Bukti

Melalui pelacakan akun marketplace, polisi menemukan pembeli sekaligus mengamankan kembali barang-barang yang dijual. Tidak lama kemudian, APW diringkus di rumah temannya di Desa Jepang Pakis, Kudus.

Adapun barang bukti yang diamankan meliputi 14 lampu gantung besar, 4 lampu gantung kecil, 6 peti kayu, 1 set kursi rotan, 1 gentong tembaga, 1 lonceng besar, 2 kipas kayu, 2 gramofon antik, 1 radio kuno, 3 jam dinding tua, 1 pasang patung Jawa, serta 8 lampu petromak.

Jeratan Hukum

Atas perbuatannya, APW dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman maksimal lima tahun penjara. Kapolres Kudus memberikan apresiasi atas kesigapan personel Polsek Kudus Kota. “Ini contoh nyata bagaimana laporan masyarakat segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Kasus Lain yang Ditangani

Selain kasus pencurian ini, Polsek Kudus Kota juga mencatat beberapa pengungkapan perkara lain sepanjang tahun 2025, di antaranya:

  • Kepemilikan senjata tajam oleh seorang residivis asal Palembang. Pelaku kedapatan membawa parang dan badik, dan dijerat UU Darurat No. 12 Tahun 1951 dengan ancaman 10 tahun penjara.
  • Kasus pengeroyokan di Jalan Turaichan, Kelurahan Kajeksan, pada 5 Agustus 2025. Tiga pelaku berinisial SR, EAK, dan NY berhasil ditangkap dalam kurun 10 jam, sementara tiga lainnya masih buron. Mereka dijerat Pasal 170 ayat (2) KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara.

Komitmen Polres Kudus

Keberhasilan ini, menurut Kapolres, menjadi bukti keseriusan Polri dalam menjaga keamanan wilayah. “Kami akan terus hadir dan bekerja maksimal agar masyarakat merasa aman dan terlindungi,” pungkasnya. (ks)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Investasi Rp5,7 Triliun Masuk KEK Batang, Pabrik Baterai Australia Siap Serap Ribuan Tenaga Kerja

3 Agustus 2026 - 23:16 WIB

Investor AS Siap Bangun Fasilitas Pengolah Sampah di Soloraya, Target Olah 1.000 Ton per Hari

3 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Peserta PKN II Jadi Motor Perubahan Birokrasi

3 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Digembleng Serka Mohammad Ramli, Capaska Batang Matangkan Fisik dan Mental Jelang HUT Ke-81 RI

3 Agustus 2026 - 18:49 WIB

Kasdam IV/Diponegoro Hadiri Pembukaan Diksar Integratif Taruna Akademi TNI dan Akpol Tahun Pendidikan 2026

3 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Pemprov Jateng Perkuat Layanan PAUD melalui Modul PAUD EMAS dan Pendampingan Psikolog

3 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Trending di KABAR JATENG