TEGAL, Kabarjateng.id – Sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim, Pemerintah Kota Tegal melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bekerja sama dengan sejumlah Lembaga Amil Zakat (LAZ) di Kota Tegal menyalurkan santunan kepada 150 anak yatim. Kegiatan ini digelar pada Jumat, 11 Juli 2025, bertempat di Pendopo Ki Gede Sebayu, Komplek Balai Kota Tegal.
Santunan yang disalurkan ini merupakan bagian dari peringatan bulan Muharram 1447 Hijriah, bulan yang penuh kemuliaan dan dianjurkan untuk memperbanyak amal kebaikan.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, yang hadir dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa Muharram adalah momentum yang tepat untuk meningkatkan solidaritas sosial, termasuk kepedulian terhadap anak yatim.
“Bulan Muharram adalah bulan yang dimuliakan Allah. Di bulan ini, kita diajak untuk memperbanyak amal kebaikan, salah satunya dengan menyantuni anak-anak yatim. Mereka adalah amanah dari Allah dan menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujar Dedy Yon.
Ia menekankan pentingnya menyayangi dan memperhatikan anak yatim sebagai bagian dari ibadah dan wujud kasih sayang sosial.
Menurutnya, perhatian terhadap anak yatim tidak hanya menjadi urusan pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Wali Kota Tegal juga mengapresiasi kerja sama antara Baznas dan seluruh LAZ yang ada di Kota Tegal, seperti LAZIS Jateng, LAZISNU, LAZISMU, dan LAZ SAI.
Kolaborasi ini dinilai sangat berarti dalam upaya membangun masyarakat yang lebih peduli dan inklusif.
“Kami percaya bahwa pembangunan akan kehilangan maknanya jika masih ada warga yang tertinggal. Maka dari itu, kepedulian terhadap kelompok rentan seperti anak yatim harus terus diperkuat,” tegasnya.
Dedy Yon turut mengajak berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, hingga pelaku usaha, untuk bersama-sama memperluas gerakan sosial ini agar anak-anak yatim di Kota Tegal mendapat perhatian yang layak.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Tegal, Harun Abdi Manaf, mengungkapkan bahwa pihaknya terus berupaya menjangkau lebih banyak anak yatim. Dari data yang tercatat, terdapat sekitar 3.600 anak yatim tingkat SD dan SMP di Kota Tegal.
“Program santunan ini baru menjangkau sebagian kecil dari jumlah anak yatim yang ada. Ke depan, kami akan terus bekerja sama dengan LAZ lainnya untuk menyebarkan bantuan hingga ke wilayah-wilayah tempat tinggal anak-anak yatim,” ujar Harun.
Pada kesempatan itu, masing-masing anak yatim menerima bantuan uang tunai sebesar Rp100.000 dan bingkisan senilai Rp75.000.
Harun juga mengajak masyarakat Kota Tegal, khususnya yang mampu, untuk menyalurkan zakatnya melalui Baznas agar bantuan yang diberikan dapat menjangkau lebih luas lagi. (di)






Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.