Menu

Mode Gelap
 

Headline · 6 Jun 2025 20:22 WIB

Lawang Sewu Jadi Lokasi Salat Iduladha, Ribuan Warga Semarang Hadir dalam Suasana Khidmat


					Lawang Sewu Jadi Lokasi Salat Iduladha, Ribuan Warga Semarang Hadir dalam Suasana Khidmat Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Ribuan umat muslim memadati halaman Museum Lawang Sewu, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (6/6), untuk menunaikan Salat Iduladha 1446 Hijriah/2025 Masehi.

Ibadah berlangsung dalam suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan, disertai cuaca cerah yang mendukung jalannya kegiatan sejak pagi hari.

Takbir menggema mengiringi pelaksanaan salat berjemaah dan khotbah yang diadakan di ruang terbuka, berpadu harmonis dengan kemegahan arsitektur bangunan bersejarah peninggalan era kolonial tersebut.

Warga dari berbagai wilayah di Kota Semarang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian ibadah hingga selesai.

Vice President of Asset Optimization PT KAI Wisata, Anton Poniman, menyampaikan bahwa penyelenggaraan kegiatan keagamaan ini merupakan wujud komitmen pihaknya dalam mengelola aset milik negara secara inklusif dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Lawang Sewu adalah salah satu aset yang kami kelola, dan kami ingin keberadaannya dapat memberi nilai tambah, baik secara historis maupun sosial. Ini bukan kali pertama kami menyelenggarakan kegiatan seperti ini,” ujar Anton.

Ia menambahkan, bangunan yang dirancang arsitek Jacob K. Klinkhamer dan telah berusia lebih dari 160 tahun ini, secara rutin menjadi tempat pelaksanaan berbagai kegiatan keagamaan, tidak terbatas hanya untuk umat Islam.

“Kegiatan yang pernah digelar di sini antara lain Salat Idulfitri, peringatan Maulid Nabi, Isra Mikraj, hingga kebaktian memperingati Kenaikan Isa Almasih. Kami ingin Lawang Sewu menjadi ruang publik terbuka yang dapat digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat, lintas agama,” jelasnya.

Dulunya merupakan kantor pusat perusahaan kereta api Hindia Belanda, Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS), Lawang Sewu kini telah bertransformasi menjadi salah satu destinasi budaya dan sejarah unggulan di Kota Semarang.

“Kami berharap Salat Iduladha tahun ini tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga sarana masyarakat untuk menikmati nilai-nilai sejarah dan budaya dari situs cagar budaya ini,” tambah Anton.

Salah satu jemaah, Vivi (23), mengaku senang dapat menjalankan ibadah sekaligus menikmati nuansa bersejarah Lawang Sewu.

“Biasanya mudik, tapi tahun ini salat di sini karena nggak pulang kampung. Tempatnya bagus, salatnya khusyuk, habis itu bisa foto-foto juga. Tadi malah gratis masuknya,” ucapnya sambil tersenyum.

Dengan pendekatan inklusif dan terbuka, Museum Lawang Sewu kini tak hanya menjadi ikon sejarah, tapi juga simbol toleransi dan ruang spiritual bersama bagi masyarakat Kota Semarang. (day)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Mangkunegaran Run 2026 Libatkan 7.750 Pelari, Pariwisata dan UMKM Jateng Makin Bergeliat

3 Mei 2026 - 20:25 WIB

Polri Jaga Ketat Final Voli Pordus Ngadirojo

3 Mei 2026 - 18:23 WIB

Jallu Law School Perkuat SDM Hukum, Luncurkan 7 Modul Pelatihan Strategis

3 Mei 2026 - 16:34 WIB

Hardiknas 2026 di Jateng, Ahmad Luthfi Dorong Sekolah Tani Jadi Pilar Ketahanan Pangan

3 Mei 2026 - 11:21 WIB

Kapolres Demak Apresiasi Kondusivitas May Day, Warga Tunjukkan Kedewasaan dalam Menyampaikan Aspirasi

3 Mei 2026 - 09:36 WIB

Kapolres Demak Cup 2026 Jadi Panggung Strategi Pelajar di Dunia E-Sport

3 Mei 2026 - 07:29 WIB

Trending di Daerah