SEMARANG, Kabarjateng.id – Kombes Pol Latif Usman kini secara resmi menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Jawa Tengah setelah mengikuti upacara serah terima jabatan di Markas Polda Jateng pada Selasa (18/3/2025).
Prosesi sertijab tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, serta dihadiri oleh pejabat utama (PJU) dan seluruh Kapolres di wilayah hukum Polda Jateng.
Jabatan Wakapolda Jateng sebelumnya diemban oleh Irjen Pol Agus Suryonugroho, yang kini mendapat amanah baru sebagai Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Mabes Polri.
Sebelum menjabat sebagai Wakapolda, Kombes Pol Latif Usman bertugas sebagai Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Dengan promosi ini, ia akan mendapatkan kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol).
Bagian dari Pembinaan Karier di Polri
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menyatakan bahwa pergantian jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi di tubuh Polri.
“Hari ini telah dilaksanakan sertijab Wakapolda Jateng, di mana Kombes Pol Latif Usman resmi menjabat. Ini merupakan bagian dari tour of duty, tour of area, sekaligus pembinaan karier dalam institusi Polri,” jelasnya.
Prioritas Tugas: Pengamanan Arus Mudik dan Pembenahan Internal
Sebagai putra daerah asal Kebumen, Kombes Pol Latif Usman menyatakan komitmennya untuk mendukung Kapolda dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Tengah.
Salah satu fokus utama yang akan segera ia tangani adalah persiapan menghadapi arus mudik Lebaran. Menurutnya, Jawa Tengah menjadi salah satu daerah dengan jumlah pemudik terbesar, sehingga kesiapan personel dan sarana prasarana harus dipastikan optimal.
“Kami langsung bergerak menyiapkan Operasi Ketupat, memastikan kesiapan personel serta fasilitas pendukung agar arus mudik berjalan aman dan lancar,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga menyoroti beberapa permasalahan internal yang belakangan menjadi sorotan publik. Ia menegaskan bahwa langkah-langkah perbaikan akan segera dilakukan guna meningkatkan profesionalisme anggota.
“Saya akan mendalami berbagai permasalahan yang ada dan berupaya meminimalisir potensi pelanggaran di internal kepolisian,” tegasnya. (di)






