Menu

Mode Gelap
 

Headline · 3 Sep 2025 09:42 WIB

Kematian Mahasiswa FH Unnes Masih Misterius, Keluarga Desak Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam


					Kematian Mahasiswa FH Unnes Masih Misterius, Keluarga Desak Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Kematian Iko Juliant Junior, mahasiswa semester tiga Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (Unnes), pada Minggu (31/8) dini hari di RSUP dr. Kariadi Semarang, menyisakan banyak tanda tanya.

Pihak keluarga bersama Pusat Bantuan Hukum (PBH) Ikatan Alumni (IKA) Unnes mendesak aparat kepolisian agar melakukan penyelidikan menyeluruh demi mengungkap kejelasan peristiwa ini.

Iko, yang dikenal aktif di lingkungan kampus, mendadak menjadi sorotan publik setelah kabar kematiannya menyebar di media sosial.

Informasi awal menyebutkan ia meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. Namun, sejumlah kejanggalan yang ditemukan keluarga dan kerabat memunculkan dugaan adanya tindak kekerasan sebelum korban wafat.

Beberapa hal yang dianggap janggal antara lain:

  • Perbedaan lokasi kejadian. Surat keterangan kecelakaan menyebut insiden terjadi di Jalan dr. Cipto, sementara informasi lain menunjukkan peristiwa berlangsung di Jalan Veteran, Semarang.
  • Barang pribadi hilang. Telepon genggam, jaket almamater, serta tas korban tidak ditemukan, sementara sepeda motor masih diamankan polisi.
  • Kesaksian terakhir. Seorang teman yang menjenguk di rumah sakit menyebut Iko sempat mengigau dengan kalimat, “Ampun… jangan pukuli lagi,” yang menimbulkan dugaan korban sebelumnya mendapat perlakuan kasar.
  • Informasi dari keluarga. Seorang petugas keamanan perumahan mengatakan bahwa sebelum dibawa ke rumah sakit, Iko diantar oleh oknum kepolisian.

Keluarga juga menuturkan, pada Sabtu (30/8) sore, Iko pamit hendak menjemput temannya di Polda. Namun beberapa jam kemudian, keluarga menerima kabar bahwa ia sudah dalam kondisi kritis di rumah sakit.

Direktur PBH IKA Unnes, Ady Putra, menyatakan pihaknya akan mendampingi keluarga untuk mengawal jalannya proses hukum.

“Kami melihat ada kejanggalan serius dalam kasus ini. PBH IKA Unnes akan terus mendampingi hingga jelas dan terang benderang,” ujarnya di Ngaliyan, Selasa (2/9/2025).

Sementara itu, pihak Polda Jateng memberikan penjelasan. Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menerangkan bahwa Iko terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Veteran, Semarang Selatan, sekitar pukul 03.05 WIB.

Motor yang dikendarai Iko bersama seorang temannya bertabrakan dengan kendaraan lain hingga menyebabkan empat orang terpelanting dan mengalami luka-luka.

Menurut Artanto, anggota Brimob yang sedang bertugas di sekitar lokasi segera mengevakuasi korban menggunakan mobil dinas ke RSUP dr. Kariadi.

Hanya dalam hitungan menit setelah kejadian, para korban sudah mendapat penanganan medis.

Terkait luka pada tubuh Iko yang disebut mencurigakan, polisi menegaskan bahwa hasil visum akan menjadi rujukan utama.

“Kita tunggu hasil resmi visum. Saat ini Satlantas Polrestabes Semarang bersama Polda Jateng masih mengumpulkan bukti, memeriksa saksi, serta menelusuri rekaman CCTV di lokasi kejadian,” jelas Artanto.

Kasus ini masih dalam penyelidikan, sementara keluarga dan PBH Unnes berharap aparat dapat bekerja transparan agar misteri kematian Iko benar-benar terungkap. (ris)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Kapolres Demak Apresiasi Kondusivitas May Day, Warga Tunjukkan Kedewasaan dalam Menyampaikan Aspirasi

3 Mei 2026 - 09:36 WIB

Kapolres Demak Cup 2026 Jadi Panggung Strategi Pelajar di Dunia E-Sport

3 Mei 2026 - 07:29 WIB

Langkah Tegas Agustina, Semarang Night Carnival Dibatalkan Demi Keselamatan Warga

3 Mei 2026 - 00:22 WIB

Gubernur Luthfi Temui Massa May Day, Serap Aspirasi dan Siapkan Solusi untuk Buruh Jateng

2 Mei 2026 - 15:09 WIB

Saat Soeharto Tak Ingin Menjadi Presiden

2 Mei 2026 - 14:30 WIB

May Day 2026 di Ungaran, Ahmad Luthfi Tegaskan Buruh Jadi Pilar Utama Ekonomi Jateng

2 Mei 2026 - 08:33 WIB

Trending di Daerah