Menu

Mode Gelap
 

Headline

FORWAKA Jateng Dukung Penuh Polisi Ungkap Preman Berkedok Wartawan

badge-check


					FORWAKA Jateng Dukung Penuh Polisi Ungkap Preman Berkedok Wartawan Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Forum Wartawan Kejaksaan (FORWAKA) Provinsi Jawa Tengah menyatakan dukungan sepenuhnya terhadap langkah aparat kepolisian dalam mengusut tuntas jaringan premanisme yang menyamar sebagai wartawan.

Kasus ini dinilai sangat merusak citra profesi jurnalis dan telah menimbulkan keresahan serta kerugian bagi banyak pihak yang menjadi korban pemerasan.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Kepolisian Daerah Jawa Tengah, sebanyak empat pelaku telah berhasil diamankan karena terbukti melakukan aksi pemerasan dengan modus mengaku sebagai jurnalis dari berbagai media.

Para pelaku yang ditangkap yaitu HMG (perempuan, 33 tahun), AMS (26), KS (25), dan IH (30), seluruhnya berasal dari Bekasi, Jawa Barat.

Kelompok ini diketahui terdiri dari tujuh orang, dan saat ini tiga orang lainnya masih dalam proses pengejaran oleh pihak kepolisian.

Ketua Umum FORWAKA Jawa Tengah, Henry Pelupessy, menegaskan bahwa tindakan kriminal semacam ini merupakan bentuk penghinaan terhadap profesi jurnalis yang seharusnya menjunjung tinggi etika dan integritas.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras dari Polda Jawa Tengah yang telah mengungkap kasus ini. Ini menunjukkan bahwa hukum tidak boleh memberi ruang bagi oknum yang mencederai profesi wartawan dengan menyalahgunakan identitas demi keuntungan pribadi,” tegas Henry pada Senin (19/5/2025).

Senada dengan itu, Sekretaris Umum FORWAKA Jateng, Dr. (Hc) Joko Susanto, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses hukum kasus ini agar berjalan secara transparan dan adil.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada individu yang mengaku sebagai wartawan tanpa identitas yang jelas. FORWAKA juga berkomitmen memperkuat edukasi serta pengawasan internal terhadap anggotanya demi menjaga marwah profesi jurnalistik,” ujar Joko.

Kasus pemerasan berkedok jurnalis ini menjadi perhatian luas karena tidak hanya berdampak pada kerugian materi korban, tetapi juga menciptakan ketakutan di masyarakat dan menodai kepercayaan terhadap profesi wartawan.

FORWAKA mengajak seluruh elemen masyarakat dan insan pers untuk bersama-sama menjaga integritas profesi jurnalistik dan mendukung penegakan hukum agar kasus serupa tidak kembali terulang di masa mendatang. (di)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Wali Kota Salatiga Dorong Gendongan Jadi Percontohan Program Sejuta Anggrek

8 Juli 2026 - 23:03 WIB

YJNI dan PC Fatayat NU Salatiga Bangun Sinergi Cegah Kekerasan Berbasis Gender

8 Juli 2026 - 22:43 WIB

Bandara Ahmad Yani Semarang Salurkan Hand Tractor untuk Tingkatkan Produktivitas Petani

8 Juli 2026 - 21:46 WIB

PP Polri Boyolali Rayakan HUT ke-27, Tegaskan Komitmen Dukung Polri Presisi

8 Juli 2026 - 21:12 WIB

Polres Boyolali Kawal Tradisi Wilujengan Gunung Merapi Keraton Surakarta Berlangsung Aman di Selo

8 Juli 2026 - 21:05 WIB

Kapolres Boyolali Terima Kunjungan MKD DPR RI, Personel Diberi Pemahaman Hak Imunitas dan TNKB Khusus

8 Juli 2026 - 20:55 WIB

Trending di Kabar Boyolali