Menu

Mode Gelap
 

Headline · 21 Apr 2025 20:50 WIB

Divisi Humas Polri Gelar Diskusi untuk Perkuat Upaya Pencegahan Radikalisme dan Terorisme


					Divisi Humas Polri Gelar Diskusi untuk Perkuat Upaya Pencegahan Radikalisme dan Terorisme Perbesar

MAGELANG, Kabarjateng.id Divisi Humas Polri bekerja sama dengan Bidang Humas Polda Jawa Tengah serta Polresta Magelang mengadakan kegiatan Silaturahmi Kamtibmas bertajuk “Terorisme Musuh Kita Bersama” pada Senin, 21 April 2025.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menangkal penyebaran paham radikal dan aksi terorisme.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Tim Divisi Humas Polri Kombes Pol. Erdi Adrimulan Chaniago, Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol. Artanto, serta jajaran dari Polresta Magelang.

Turut hadir pula para tokoh masyarakat, perwakilan dari pondok pesantren, santri, dan berbagai organisasi kemasyarakatan di wilayah Kabupaten Magelang.

Dalam sambutannya, Kombes Pol. Erdi menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk menghadang laju penyebaran ideologi radikal.

Ia menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi ini tidak hanya sebagai wadah berbagi informasi, tetapi juga sebagai bentuk penguatan jejaring antarlembaga dan masyarakat sipil.

“Kami mengunjungi berbagai daerah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya radikalisme. Di era digital saat ini, penting untuk mengedepankan prinsip ‘saring sebelum sharing’ dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama di media sosial,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan bahwa kemajuan teknologi informasi saat ini sangat berperan dalam mempercepat penyebaran paham radikal.

Oleh karena itu, keterlibatan aktif dari pondok pesantren, tokoh agama, dan masyarakat luas menjadi krusial dalam menciptakan ruang digital yang aman dan sehat.

Ia berharap diskusi ini mampu menghasilkan strategi nyata dalam mencegah tumbuhnya radikalisme, terutama di kalangan generasi muda.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magelang, Dr. H. Hanif Hanani, SH, MH, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Polri.

Ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan dalam kehidupan masyarakat yang majemuk.

“Persatuan dalam keberagaman adalah fondasi kuat dalam membangun harmoni sosial, terutama di tengah perbedaan keyakinan, budaya, dan pandangan politik,” ujarnya.

Salah satu narasumber yang turut memberikan pemaparan adalah Khoirul Ikhwan, seorang mantan anggota kelompok radikal.

Ia berbagi kisah perjalanannya yang sempat terjerumus dalam ideologi ekstrem, hingga akhirnya menyadari kekeliruan tersebut dan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Jagalah hubungan dengan keluarga, jangan mudah curiga terhadap kasih sayang mereka. Waspadai pergaulan di media sosial dan bijaklah dalam menyikapi informasi yang beredar,” pesannya kepada para peserta.

Ia juga menekankan pentingnya semangat perdamaian dan menolak sikap balas dendam.

“Indonesia memiliki kekayaan budaya dan keberagaman suku serta agama. Pancasila menjadi perekat utama yang mampu menjaga kita dari pengaruh ideologi yang memecah belah,” pungkasnya. (can)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Ribuan Personel Gabungan Kawal Aksi Nelayan di Pati dengan Pendekatan Humanis

4 Mei 2026 - 12:43 WIB

HANJOGED Meriahkan Hari Tari, Penari Tengaran Tampil Memukau di RTH Klero

4 Mei 2026 - 11:35 WIB

Resmi Dilantik, PC JATMA Aswaja Kabupaten Jepara Tancap Gas untuk Kemaslahatan Umat

4 Mei 2026 - 11:15 WIB

Polres Tegal Laksanakan Rotasi Jabatan, Perkuat Kinerja dan Pelayanan Publik

4 Mei 2026 - 11:06 WIB

Polda Jateng Sampaikan Informasi Aksi Nelayan di Pati, Warga Diminta Tetap Kondusif

4 Mei 2026 - 10:56 WIB

Mangkunegaran Run 2026 Libatkan 7.750 Pelari, Pariwisata dan UMKM Jateng Makin Bergeliat

3 Mei 2026 - 20:25 WIB

Trending di Daerah