Menu

Mode Gelap
 

Headline

Dini Inayati Tekankan Pentingnya Perencanaan Matang Penyediaan Kontainer Sampah Pasca Penutupan Rowosari

badge-check


					Dini Inayati Tekankan Pentingnya Perencanaan Matang Penyediaan Kontainer Sampah Pasca Penutupan Rowosari Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id — Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang dari Fraksi PKS, Dini Inayati, meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang untuk lebih serius dalam mengantisipasi dampak penutupan lokasi pembuangan sampah ilegal di Rowosari. Hal tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama DLH pada Selasa, 14 Oktober 2025.

Dini menegaskan, penyediaan Tempat Penampungan Sementara (TPS) dan kontainer sampah harus dilakukan dengan perhitungan yang matang dan berbasis data lapangan, bukan sekadar penempatan fisik tanpa kajian kebutuhan yang jelas.

“Pengadaan kontainer pasca penutupan lokasi ilegal dumping tidak bisa dilakukan sembarangan. Harus ada perhitungan kebutuhan nyata di lapangan, bukan hanya menaruh kontainer tanpa dasar data,” ujar Dini.

Ia menyoroti rencana DLH yang akan membangun enam TPS sementara. Namun, hingga kini sebagian titik belum terealisasi, sehingga berpotensi menimbulkan penumpukan sampah di sejumlah wilayah padat penduduk.

Sebagai ilustrasi, Dini mencontohkan kondisi di Kelurahan Sendangmulyo yang memiliki penduduk sebanyak 40.182 jiwa.

Dengan asumsi produksi sampah 0,7 kilogram per jiwa setiap hari, maka volume sampah yang dihasilkan dapat mencapai sekitar 28,1 ton per hari.

“Jika satu kontainer hanya mampu menampung 1,5 ton, maka jumlah kontainer yang dibutuhkan tentu harus dihitung secara cermat agar tidak terjadi penumpukan,” tambahnya.

Pengelolaan TPS 3R Dinilai Belum Optimal

Dalam kesempatan yang sama, Dini juga menyoroti lemahnya pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R). Dari 21 TPS 3R yang telah dibangun di Kota Semarang, hanya tiga unit yang benar-benar berfungsi sebagaimana mestinya.

“Pembangunan TPS 3R tidak boleh berhenti pada penyediaan bangunan fisik saja. Setelah berdiri, perlu ada sistem pengelolaan yang berkelanjutan agar fasilitas tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Dini mendorong DLH untuk menyusun strategi yang lebih komprehensif, mencakup pemberdayaan masyarakat, edukasi pengelolaan sampah 3R, serta mekanisme operasional yang jelas.

Menurutnya, keberhasilan TPS 3R sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat dan dukungan teknis dari pemerintah daerah. (day)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Kemenag Demak dan Yayasan Kemala Bhayangkari Bersinergi Perkuat Pendidikan Al-Qur’an

8 September 2026 - 21:34 WIB

Puting Beliung Rusak Atap Huntara di Desa Capar Tegal, Polisi Langsung Turun ke Lokasi

8 September 2026 - 17:04 WIB

Uang Rp208 Juta dan Laptop Dicuri dari Mobil Warga Kudus, Polisi Lakukan Penyelidikan

8 September 2026 - 13:51 WIB

Maulid Nabi di Guworejo, Kasdim Sragen Tekankan Pentingnya Gotong Royong

8 September 2026 - 13:26 WIB

Anak Asal Salatiga Ditemukan di Bandung, Keluarga Evin Apresiasi Respons Cepat Polda Jateng

8 September 2026 - 11:49 WIB

Jaga Situasi Tetap Kondusif, Koramil Kismantoro Patroli Bersama Linmas

8 September 2026 - 10:55 WIB

Trending di Daerah