SEMARANG, Kabarjateng.id – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Semarang menyelenggarakan latihan satuan Pencarian dan Pertolongan di skema gunung dan hutan bagi para rescuer pada Jumat (07/06/2024).
Kegiatan latihan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu 05 hingga 07 Juni 2024, bertempat di ruang rapat Kantor SAR Semarang serta aplikasi lapangan di bukit Desa Medini, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal. Latihan ini diikuti oleh 25 peserta dan 5 instruktur dari Basarnas Semarang.
“Kegiatan latihan satuan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi di bidang Search and Rescue di gunung dan hutan. Selain peningkatan kompetensi, latihan ini juga menguji respon time dalam memberikan pelayanan SAR kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, dalam sambutan pembukaannya.
Beliau menekankan pentingnya pemahaman bersama bahwa kondisi di gunung dan hutan sangat luas dan memiliki jalur yang terjal, sehingga membutuhkan kekuatan fisik dan mental yang kuat. Oleh karena itu, kegiatan di gunung dan hutan harus direncanakan dengan matang.
“Kepada para instruktur yang saya banggakan, berikanlah materi pengetahuan dan keterampilan kepada peserta secara profesional dan berkualitas, serta jangan lupa untuk selalu mengutamakan prosedur keselamatan. Kepada peserta yang saya banggakan, laksanakan kegiatan latihan dengan sungguh-sungguh, ikuti dan pahami materi yang diberikan oleh instruktur, dan jaga kesehatan,” imbuhnya.
Beberapa materi pengetahuan yang diberikan antara lain praktek navigasi darat, komunikasi lapangan, manajemen posko, Explor SAR, penggunaan GPS, evakuasi dengan tandu darurat, dan simulasi pencarian serta pertolongan.
“Semoga kegiatan latihan ini mendapat perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa dan bermanfaat bagi diri kita serta masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. (day)






