Menu

Mode Gelap
 

Headline · 28 Apr 2025 06:43 WIB

Bandara A Yani Internasional, Ahmad Luthfi Buka Penerbangan Perintis ke Karimunjawa dan Blora


					Bandara A Yani Internasional, Ahmad Luthfi Buka Penerbangan Perintis ke Karimunjawa dan Blora Perbesar

JEPARA, Kabarjateng.id – Karimunjawa dan Kabupaten Blora ketiban berkah setelah Gubernur Ahmad Luthfi berhasil mengembalikan status Bandara A Yani Semarang menjadi internasional. Bandara ini menjadi pintu gerbang investasi dan pariwisata di wilayah Jawa Tengah.

Khusus di dua wilayah itu, Karimunjawa (Kabupaten Jepara) dan Blora, dibuka kembali bandara perintis, yakni Bandara Dewandaru Jepara dan Ngloram Blora.

Keduanya bakal menjadi penopang “pergerakan” pariwisata dan investasi di wilayah utara Jawa Tengah.

“(Status internasional) ini secara langsung akan menyiapkan Jateng sebagai pintu gerbang (pariwisata) investasi. Mempermudah dengan adanya bandara internasional. Kita juga akan membuka bandara-bandara perintis. Adapun yang sekarang kita lakukan adalah di wilayah Karimunjawa khususnya Dewandaru dan Blora,” kata Ahmad Luthfi saat mengecek Bandara Dewandaru, Minggu 27 April 2025.

Pembukaan bandara perintis itu didasari kejelian Ahmad Luthfi yang mengetahui agenda internasional di Karimunjawa.

Diketahui, akan digelar Internasional Karimunjawa Skydinging and Adventure (KISA) pada 7-11 Mei 2025. Agenda besar ini akan diikuti peserta dari hampir 59 negara di dunia.

Agenda internasional ini akan menjadi momen pas untuk mempromosikan Jawa Tengah.

Bukan hanya pariwisata dan investasi saja, tapi juga pelayanan terbaik dari Bandara A Yani yang statusnya sudah kembali jadi internasional.

Termasuk layanan bandara-bandara perintis yang disediakan di Jawa Tengah. Apalagi di tahun sebelumnya, ada sekitar 7 ribu penerbangan dalam setahun, sehingga nantinya bisa meningkat.

Selain menargetkan turis mancanegara, Ahmad Luthfi juga berharap wisatawan domestik akan meningkat.

“Bandara perintis akan menambah daya dukung pariwisata di Jateng. Bahwa Karimunjawa merupakan pariwisata zona hijau yang sangat menarik bagi wisatawan mancanegara dan domestik,” katanya.

Lebih lanjut, dengan status internasional-nya Bandara A Yani Semarang maka semakin meneguhkan prioritas pengelolaan pariwisata dan salah satunya Karimunjawa.

“Karimunjawa akan ‘dijual’ ke dunia internasional,” tegasnya.

Di sisi lain, Ahmad Luthfi telah memerintahkan pada Dinas Perhubungan agar segera berkomunikasi terkait shift penerbangan, yakni pesawat dari mana dan tujuan ke negara mana.

“Tapi prinsip, banyak negara yang akan membuka penerbangan ke Jateng,” ungkapnya.

Sebelumnya, Per tanggal 25 April 2025, Bandara A Yani Semarang kembali berstatus menjadi bandara internasional.

Penetapan status ini tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Perhubungan  Nomor 26 tahun 2025. Hal ini sekaligus sebagai kado yang indah di hari ke-64 Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen memimpin Jateng. (*)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Mangkunegaran Run 2026 Libatkan 7.750 Pelari, Pariwisata dan UMKM Jateng Makin Bergeliat

3 Mei 2026 - 20:25 WIB

Polri Jaga Ketat Final Voli Pordus Ngadirojo

3 Mei 2026 - 18:23 WIB

Jallu Law School Perkuat SDM Hukum, Luncurkan 7 Modul Pelatihan Strategis

3 Mei 2026 - 16:34 WIB

Hardiknas 2026 di Jateng, Ahmad Luthfi Dorong Sekolah Tani Jadi Pilar Ketahanan Pangan

3 Mei 2026 - 11:21 WIB

Kapolres Demak Apresiasi Kondusivitas May Day, Warga Tunjukkan Kedewasaan dalam Menyampaikan Aspirasi

3 Mei 2026 - 09:36 WIB

Kapolres Demak Cup 2026 Jadi Panggung Strategi Pelajar di Dunia E-Sport

3 Mei 2026 - 07:29 WIB

Trending di Daerah