Menu

Mode Gelap
 

Daerah · 17 Mar 2026 07:46 WIB

Muhammad Mukhid, Perantau Asal Rembang Boyong Keluarga Lewat Program Gratis Pemprov Jateng


					Muhammad Mukhid, Perantau Asal Rembang Boyong Keluarga Lewat Program Gratis Pemprov Jateng Perbesar

BANDUNG, Kabarjateng.id – Senyum Muhammad Mukhid (40) terlihat jelas di tengah keramaian Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Senin (16/3/2026).

Ia bersiap pulang kampung bersama ratusan pemudik lainnya.

Perantau asal Rembang itu tampak bersyukur.

Setelah 15 tahun bekerja di Bandung sebagai pembuat pelat nomor kendaraan, ia akhirnya merasakan mudik tanpa biaya lewat program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Pertama Kali Ikut Mudik Gratis

Tahun ini Muhammad Mukhid ikut program bertema “Mudik Gampang Balik Tenang” untuk pertama kali.

Sebelumnya, ia selalu membeli tiket bus umum untuk pulang ke kampung halaman.

Harga tiket yang mahal sering membuat biaya perjalanan membengkak, apalagi jika membawa keluarga.

“Biasanya naik bus umum. Satu tiket sekitar Rp550 ribu sampai Rp700 ribu per orang,” kata Mukhid saat menunggu keberangkatan.

Hemat Jutaan Rupiah

Pada Lebaran tahun ini, Mukhid membawa istri serta dua anaknya mudik bersama.

Jika menggunakan bus komersial, ia harus menyiapkan dana sekitar Rp2,2 juta hingga Rp2,8 juta hanya untuk satu kali perjalanan.

Program mudik gratis membuat ia tidak perlu mengeluarkan uang itu.

Uang tersebut kini bisa digunakan untuk kebutuhan keluarga di kampung halaman.

“Sekarang kami berangkat berempat. Saya, istri, dan dua anak. Penghematannya lumayan besar. Program ini sangat membantu,” ujarnya.

Pelayanan Mudah dan Nyaman

Selain mengurangi biaya, Mukhid juga merasa puas dengan pelayanan panitia program mudik gratis.

Ia menilai proses pendaftaran sederhana dan tidak menyulitkan calon pemudik.

Fasilitas bus yang disediakan cukup nyaman untuk perjalanan jauh menuju Jawa Tengah.

“Kesan saya bagus. Pendaftarannya tidak ribet dan fasilitasnya layak. Semoga program ini terus berjalan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Pesan Wakil Gubernur untuk Pemudik

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, langsung melepas keberangkatan para perantau dari Bandung Raya.

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin berharap perjalanan mudik menjadi momen kebahagiaan bagi para pekerja rantau yang lama berpisah dari keluarga.

Ia juga mendoakan seluruh pemudik sampai di kampung halaman dengan selamat dan sehat.

“Saya berharap perjalanan ini membawa kebahagiaan. Semoga Bapak Ibu bisa melepas rindu dengan keluarga di rumah,” kata Gus Yasin.

Ia menambahkan, pertemuan dengan keluarga di kampung halaman akan memulihkan semangat para perantau.

Setelah libur Lebaran selesai, mereka bisa kembali bekerja di perantauan dengan energi baru.

Prioritas bagi Pekerja Kecil

Program mudik gratis Pemprov Jawa Tengah tahun ini menyasar kelompok masyarakat tertentu, terutama pekerja berpenghasilan terbatas, seperti buruh lepas, pedagang kecil, dan pelaku usaha mikro.

Dari total 1.142 pemudik asal Jawa Tengah yang berangkat dari Bandung Raya, sekitar 31,4 persen berprofesi sebagai buruh lepas.

Sekitar 35,6 persen berasal dari pedagang kaki lima dan pelaku UMKM.

Sisa pemudik terdiri dari guru mengaji, karyawan swasta, asisten rumah tangga, pengemudi ojek online, hingga mahasiswa yang merantau di Bandung dan Cimahi. (di)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Dukung Ruwatan Silayur, Sarif Abdillah Ajak Warga Lestarikan Tradisi dan Nilai Spiritual

16 April 2026 - 12:44 WIB

Ketua LSM Forlindo Jaya Soroti Pemeriksaan 63 ASN, Desak KPK Perluas Arah Penyidikan

16 April 2026 - 11:28 WIB

Polsek Madukara Ringkus Pelaku Curanmor dalam Dua Hari, Motor Guru Juri Pramuka Berhasil Diamankan

16 April 2026 - 11:11 WIB

Kurang Fokus di Jalan, Pemotor Tabrak Truk Hino di Soekarno Hatta Argomulyo Salatiga

16 April 2026 - 10:19 WIB

Viral Truk Overload, Satlantas Polres Semarang Turun Tangan dan Beri Sanksi Tegas

16 April 2026 - 06:48 WIB

Dukung Program Bangga Kencana, Sekda Jateng Ajak Perkuat Peran Keluarga

16 April 2026 - 06:27 WIB

Trending di KABAR JATENG