SEMARANG | Kabarjateng.id – Ketepatan membidik sasaran dan ketangguhan fisik menjadi ukuran dalam lomba yang diikuti Perwira Menengah (Pamen) Kodam IV/Diponegoro.
Para peraih prestasi dalam lomba menembak pistol dan renang militer (Renmil) kemudian mendapat penghargaan dari Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han.
Penyerahan piala dan hadiah berlangsung saat apel olahraga di Lapangan Parade Makodam IV/Diponegoro, Jumat (18/9/2026).
Dalam lomba menembak pistol kategori Kolonel, nilai tertinggi diraih Kolonel Inf Mahmud, Asops Kasdam IV/Diponegoro, dengan skor 90.
Posisi kedua ditempati Kolonel Ckm Yugi Irianto, Kakesdam IV/Diponegoro, yang memperoleh nilai 88.
Sedangkan Kolonel Arm Edi Susanto, Asrendam IV/Diponegoro, berada di urutan ketiga dengan nilai 85.
Persaingan kelompok Letkol-Mayor menghasilkan nilai yang sama pada posisi teratas.
Letkol Inf Adiyanta, Pabandyagar Srendam IV/Diponegoro, dan Letkol Inf Dyan Niti Sukma, Dandim 0731/Klp, masing-masing mencatat nilai 86,01.
Sementara Letkol Czi Soelapa, Pabandya Faskon Slogdam IV/Diponegoro, menempati posisi berikutnya dengan nilai 83.
Pada perlombaan Renmil kategori Kolonel, Kolonel Mar Dodik Eko Siswanto, LO TNI AL Kodam IV/Diponegoro, mencatat waktu tercepat, yakni 58 detik.
Kemudian Kolonel Arm Edi Susanto menyelesaikan perlombaan dalam waktu 1 menit 3 detik.
Posisi ketiga ditempati Kolonel Inf Gede Setiawan, Aster Kasdam IV/Diponegoro, dengan catatan 1 menit 6 detik.
Untuk kategori Letkol-Mayor, waktu tercepat dibukukan Letkol Inf Dyan Niti Sukma dengan catatan 50 detik.
Mayor Inf Husain Samaun, Kasipostur Jasdam IV/Diponegoro, berada di posisi kedua dengan waktu 1 menit.
Sedangkan Letkol Inf Didik Lipur Pangestu, Pabandyabinkar Spersdam IV/Diponegoro, menempati posisi ketiga dengan waktu 1 menit 2 detik.
Perlombaan tersebut tidak hanya diarahkan untuk menentukan peserta dengan hasil terbaik.
Kegiatan juga menjadi bagian dari pembinaan kemampuan personel melalui pengukuran keterampilan dan kondisi fisik.
Kemampuan menembak membutuhkan ketelitian serta konsentrasi, sedangkan renang militer menuntut kekuatan dan daya tahan tubuh.
Pemberian penghargaan menjadi bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar para prajurit terus mempertahankan dan meningkatkan kemampuan melalui latihan secara rutin.
Bagi Kodam IV/Diponegoro, kemampuan yang terjaga melalui latihan menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung kesiapan personel menghadapi pelaksanaan tugas.
Karena itu, capaian dalam perlombaan diharapkan tidak berhenti sebagai prestasi kompetisi, tetapi menjadi motivasi untuk membangun budaya latihan yang disiplin dan berkelanjutan. (lim)






