Menu

Mode Gelap
 

Headline

Jaga Kelestarian Lingkungan, Pemprov Jateng Perketat Izin Pertambangan

badge-check


					Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno. (Foto: jatengprov.go.id) Perbesar

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno. (Foto: jatengprov.go.id)

SEMARANG, Kabarjateng.id – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, meminta agar izin pertambangan di wilayahnya diperketat untuk menjaga kelestarian alam.

“Saat kita mengeluarkan perizinan Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), perlu dilakukan asesmen yang mendalam,” kata Sumarno saat membuka Rapat Koordinasi Tata Kelola MBLB di wilayah Jateng, di kantor Setda Jateng, Senin (3/6/2024).

Dia menekankan bahwa jika asesmen dilakukan secara sembarangan, dampak yang muncul bisa merusak lingkungan. Sumarno mencontohkan penambangan ilegal yang berdampak buruk terhadap alam dan masyarakat sekitar lokasi galian.

“Pelaku penambang ilegal tidak merasakan dampaknya, tapi masyarakat yang terkena imbasnya. Maka, menjadi kewajiban pemerintah untuk menjaga kondisi lingkungan,” ujarnya.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jateng, Boedyo Dharmawan, mengatakan bahwa selama periode Januari-Mei 2024, pihaknya telah menindaklanjuti sedikitnya 59 kasus pertambangan ilegal bersama tim terpadu.

“Untuk komitmen dalam penataan pengelolaan pertambangan MBLB, Pemprov Jateng saat ini juga sedang berproses menyusun Raperda. Pembahasan sudah dilakukan,” jelasnya.

Boedyo berharap Raperda tentang Pengelolaan Pertambangan Mineral Bukan Logam, Mineral Bukan Logam Jenis Tertentu, dan Batuan bisa segera ditetapkan pada 2024 ini, sehingga dapat menjadi dasar hukum pengelolaan pertambangan di Jateng.

Sejak diterbitkannya Perpres Nomor 55 Tahun 2022 tentang Pendelegasian Pertambangan MBLB, Provinsi Jawa Tengah telah menerbitkan 56 izin pertambangan pada 2022, 189 izin pada 2023, dan 36 izin pada periode Januari-Mei 2024.

Sumber: Humas Jateng

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Polsek Bergas Dalami Dugaan Penganiayaan Karyawan Pabrik, Sejumlah Saksi Mulai Diperiksa

18 Juni 2026 - 07:29 WIB

Emas Jadi Penyelamat Aset Saat Rupiah Melemah, Transaksi Pegadaian Semarang Melonjak

17 Juni 2026 - 23:15 WIB

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mendorong peningkatan minat masyarakat Semarang terhadap investasi emas.

Ngadu ke DPRD, Warga Candirejo Desak Pemkab Semarang Tinjau Ulang Jabatan Lurah

15 Juni 2026 - 13:23 WIB

Mahasiswa di Semarang Diduga Gelapkan Puluhan Motor Rental, Polisi Sita 23 Unit Kendaraan

8 Juni 2026 - 22:13 WIB

Pegadaian Tanam 1.000 Mangrove dan 500 Urban Farming di Tegal, Dorong Kota Hijau dan Kendalikan Perubahan Iklim

6 Juni 2026 - 17:12 WIB

Dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PT Pegadaian Kanwil XI Semarang menyalurkan 1.000 tanaman mangrove dan 500 tanaman urban farming di Pantai Kodok, Kota Tegal.

Tim Gegana Amankan Granat Nanas Temuan Petani di Tegal

5 Juni 2026 - 11:47 WIB

Trending di Daerah