Menu

Mode Gelap
 

Headline · 6 Jun 2025 10:29 WIB

Polres Demak Kerahkan 500 Personel Gabungan Amankan Tradisi Grebeg Besar


					Polres Demak Kerahkan 500 Personel Gabungan Amankan Tradisi Grebeg Besar Perbesar

DEMAK, Kabarjateng.id – Dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan selama perayaan tradisi Grebeg Besar, Kepolisian Resor (Polres) Demak menurunkan sekitar 500 personel gabungan dari berbagai instansi.

Langkah ini dilakukan untuk mengamankan seluruh rangkaian acara budaya dan keagamaan yang digelar di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Wakapolres Demak, Kompol Satya Adi Nugraha, mengungkapkan bahwa dari total 500 personel, sebanyak 300 di antaranya berasal dari internal Polres Demak.

Sisanya merupakan dukungan dari Kodim 0716/Demak, Satpol PP, Dinas Perhubungan, PMI, serta unsur instansi terkait lainnya.

Kesiapan pengamanan ini ditandai dengan apel gabungan yang dilaksanakan di Alun-alun Simpang Enam Demak, Kamis (5/6/2025) sore.

Kompol Satya menjelaskan, pengamanan difokuskan pada beberapa kegiatan inti Grebeg Besar, antara lain kirab tumpeng sembilan, tradisi ancakan, hingga prosesi penjamasan pusaka peninggalan Sunan Kalijaga yang dilaksanakan pada 10 Dzulhijjah atau bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha.

Tumpeng sembilan merupakan simbol sedekah yang diarak oleh rombongan Pemerintah Kabupaten Demak, dipimpin langsung oleh Bupati menuju Masjid Agung Demak.

Sementara itu, tradisi ancakan adalah bentuk penghormatan dari ahli waris Sunan Kalijaga kepada para peziarah maupun masyarakat umum.

Tradisi ini dilakukan menjelang penjamasan pusaka di Pendopo Notobratan, Kadilangu.

“Acara ini diperkirakan akan dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai daerah. Untuk itu, kami sudah menempatkan personel di sejumlah titik rawan guna mencegah potensi gangguan keamanan seperti pencopetan, curanmor, dan kejahatan jalanan lainnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengamanan dilakukan secara terbuka maupun tertutup untuk memastikan kelancaran seluruh prosesi.

Menurutnya, situasi yang ramai bisa dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan, sehingga pengunjung diimbau untuk selalu waspada dan menjaga barang bawaannya.

Tak hanya fokus pada prosesi adat dan religi, pihak kepolisian juga memberikan perhatian khusus terhadap keberlangsungan Pasar Rakyat di Lapangan Tembiring Jogoloyo.

Pasar ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Grebeg Besar dan menyajikan hiburan rakyat serta produk UMKM.

“Di Pasar Rakyat terdapat panggung hiburan yang berpotensi menimbulkan kerumunan besar. Oleh karena itu, masyarakat kami minta untuk tetap menjaga ketertiban agar acara berjalan dengan aman dan lancar,” pungkas Kompol Satya. (dul)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

325 Bus Siap Angkut 16 Ribu Pemudik, Armada Mudik Gratis Jateng Mulai Berdatangan di TMII

15 Maret 2026 - 18:00 WIB

Dua Kendaraan Pemudik Terlibat Kecelakaan di Tol Semarang–Solo, Dua Penumpang Luka

15 Maret 2026 - 17:43 WIB

Tawuran di Jalan Raya Tuntang, Polisi Amankan Sejumlah Remaja

15 Maret 2026 - 17:26 WIB

Hari ke-2 Operasi Ketupat Candi 2026, 31.703 Kendaraan Masuk Jateng Lewat GT Kalikangkung

15 Maret 2026 - 17:02 WIB

Mudik Gratis Jateng 2026 Siap Berangkat, 325 Bus dan Awak Lulus Pemeriksaan

15 Maret 2026 - 16:43 WIB

Hadapi Arus Mudik 2026, Telkomsel Perkuat Jaringan dan Posko Layanan di Jawa Bali

15 Maret 2026 - 15:12 WIB

Telkomsel mudik 2026, jaringan Telkomsel Lebaran, Telkomsel RAFI 2026, posko Telkomsel mudik, jaringan Telkomsel Jawa Bali, Telkomsel siaga Lebaran, BTS mobile Telkomsel, layanan Telkomsel Ramadan
Trending di Ekonomi & Bisnis