SEMARANG | Kabarjateng.id – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terus ditunjukkan Polda Jawa Tengah menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Salah satunya melalui penyelenggaraan operasi celah bibir dan celah lelangit tanpa biaya bagi masyarakat yang membutuhkan, yang akan dilaksanakan pada 17 Juni 2026 di RS Bhayangkara Semarang.
Program bakti kesehatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial yang digelar Polri untuk membantu masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih baik, khususnya bagi anak-anak dan warga kurang mampu yang membutuhkan tindakan operasi.
Kabiddokkes Polda Jateng Kombes Pol drg. Agung Hadi W., Sp.BM., M.A.R.S., M.H., FISQua menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian Polri di bidang kesehatan.
Menurutnya, peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya dimaknai sebagai momentum seremonial, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Ia menuturkan bahwa operasi celah bibir dan lelangit memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup pasien.
Selain membantu memperbaiki fungsi fisik, tindakan medis tersebut juga dapat mendukung perkembangan sosial dan psikologis, terutama bagi anak-anak yang kerap mengalami kendala dalam berkomunikasi maupun berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan penanganan medis sehingga mereka memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal,” ujarnya.
Untuk mengikuti program tersebut, calon peserta operasi bibir sumbing harus berusia minimal tiga bulan dengan berat badan sedikitnya lima kilogram.
Sementara itu, operasi celah lelangit diperuntukkan bagi pasien berusia minimal 18 bulan dengan berat badan sekurang-kurangnya 10 kilogram.
Pendaftaran dibuka melalui RS Bhayangkara Semarang dengan menghubungi petugas yang telah ditunjuk.
Masyarakat dapat memperoleh informasi lebih lanjut melalui nomor layanan yang disediakan rumah sakit.
Di sisi lain, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto, S.I.K., M.Si., mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan bakti kesehatan ini merupakan salah satu bentuk pelayanan humanis Polri yang bertujuan membantu warga sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Ia berharap semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat dari program tersebut sehingga semangat Hari Bhayangkara ke-80 dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Melalui kegiatan ini, Polda Jawa Tengah kembali menegaskan komitmennya untuk hadir tidak hanya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, tetapi juga sebagai institusi yang aktif berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan warga. (dkp)






