KENDAL, Kabarjateng.id – Kepolisian Resor (Polres) Kendal mengungkap kasus pembunuhan tragis terhadap seorang santriwati berinisial SNH yang ditemukan tewas di Desa Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, pada Kamis, 17 Oktober 2024.
Setelah penyelidikan yang intensif, polisi berhasil menangkap pelaku bernama Nauval Dzul Faqar, alias Ambon, seorang warga Mungkid, Kabupaten Magelang.

Wakapolres Kendal menjelaskan bahwa keberhasilan penangkapan ini merupakan hasil kerja keras tim gabungan dari Polres Kendal yang telah melakukan pelacakan sejak jasad korban ditemukan di lokasi kejadian.
Nauval yang berusia 21 tahun, dibawa ke Mapolres Kendal untuk diperiksa terkait kasus yang menjeratnya.
“Penangkapan ini menunjukkan komitmen kami dalam menangani kasus kekerasan dengan serius. Kami akan memastikan pelaku kejahatan segera ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku,” ujar Wakapolres Kendal, Kompol Indra Jaya saat konferensi pers di Mapolres Kendal, Senin (28/10/2024).
Dalam keterangannya, Wakapolres menyebut bahwa polisi telah memeriksa sejumlah bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan beberapa pihak untuk mengidentifikasi pelaku.
Berdasarkan barang bukti serta kesaksian yang dikumpulkan, Nauval berhasil ditangkap tanpa perlawanan.
Nauval sendiri mengakui melakukan tindakan pembunuhan terhadap korban setelah terjadi perselisihan di lokasi kejadian.
Pelaku juga diketahui membawa senjata tajam berupa belati yang digunakan untuk melukai korban.
“Upaya tim penyelidik dalam menelusuri keberadaan pelaku hingga ke tempat persembunyiannya membuahkan hasil, dan kini tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kata Kompol Indra.
Saat ini, Polres Kendal masih melakukan pendalaman kasus untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap kejadian.
Wakapolres Kendal menyatakan bahwa pihak kepolisian akan terus mengembangkan penyelidikan guna memastikan semua aspek dari kasus ini terungkap dengan jelas.
Dengan tertangkapnya Nauval, kepolisian berharap masyarakat Kendal, terutama keluarga korban, merasa lebih aman.
Penangkapan ini sekaligus menjadi bukti nyata atas komitmen kepolisian dalam memberantas tindak kejahatan di wilayah mereka. (ra)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.