SEMARANG | Kabarjateng.id – Ketua DPRD Kota Semarang Kadar Lusman mengingatkan Pemerintah Kota Semarang agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada penataan kota dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan kebutuhan masyarakat hingga tingkat rukun tetangga (RT), rukun warga (RW), dan kelurahan.
Menurut Politikus PDI Perjuangan yang akrab disapa Pilus tersebut, pembangunan daerah merupakan agenda jangka panjang yang manfaatnya harus dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk melalui pembenahan lingkungan permukiman.
Hal itu disampaikannya dalam Dialog Prime Time DPRD Kota Semarang di Hotel Quest, Kamis (1/10/2026).
Ia menilai masih ada ketimpangan perhatian terhadap kondisi lingkungan di sejumlah permukiman.
Padahal, masyarakat yang telah memenuhi kewajiban membayar pajak berhak mendapatkan lingkungan tempat tinggal yang layak melalui perhatian dan pembenahan dari pemerintah.
“Pembangunan itu tidak cukup setahun-dua tahun, pasti berkelanjutan. Masalah itu semua munculnya dari bawah, dari lingkungan. Jadi dampaknya ke masyarakat seperti apa, itu yang harus dilihat. Jangan hanya menata kota saja, tapi lingkungan RT dan RW ditinggalkan,” tegasnya.
Ia mengatakan, partisipasi masyarakat dalam mengawal pembangunan di wilayahnya juga beragam.
Ada warga yang aktif menyampaikan aspirasi, tetapi ada pula yang belum banyak terlibat.
Karena itu, ia meminta masyarakat tidak ragu menyampaikan persoalan lingkungan kepada DPRD agar dapat diteruskan kepada Pemerintah Kota Semarang.
“Komunikasikan saja kepada dewan, agar nanti kami teruskan ke Pemkot Semarang,” katanya.
Sementara itu, Plt Kepala Bappeda Kota Semarang Sugeng Hartanto mengatakan, perencanaan pembangunan kota telah diarahkan agar selaras dengan visi dan misi wali kota, termasuk memperhatikan aspek lingkungan.
Namun, ia mengakui pengawasan pelaksanaan pembangunan di lapangan masih menjadi tantangan.
Untuk itu, Bappeda mengharapkan keterlibatan anggota DPRD yang memiliki akses langsung dengan masyarakat di tingkat akar rumput.
Melalui pengawasan bersama tersebut, pembangunan diharapkan tidak hanya memperbaiki wajah kota, tetapi juga menjawab kebutuhan warga di lingkungan permukiman. (day)






