KABUPATEN SEMARANG — Kontingen Kabupaten Semarang mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.
Sebanyak 36 cabang olahraga (cabor) disiapkan untuk menjadi kekuatan Kabupaten Semarang dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Target prestasi pun telah dipasang. Kabupaten Semarang membidik 30 medali emas, 20 perak, dan 20 perunggu dari keikutsertaan pada Porprov Jateng 2026.
Untuk mencapai target tersebut, kontingen akan diperkuat 265 atlet, 73 pelatih, serta 21 personel monitoring dan evaluasi (monev).
Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang, M. Taufiqur Rahman, S.Ag., M.S.I., mengatakan persiapan dilakukan secara menyeluruh.
Selain memastikan kesiapan atlet, pemerintah daerah bersama KONI juga mengecek lokasi yang akan menjadi arena pertandingan.
Menurutnya, terdapat sekitar 10 venue yang telah dipersiapkan untuk mendukung pelaksanaan berbagai cabang olahraga.
Beberapa di antaranya disiapkan untuk pertandingan karate, bola voli indoor hingga voli pantai.
Sementara cabang olahraga biliar akan menggunakan venue di Bandungan dan olahraga dayung dipusatkan di kawasan Rawa Pening.
“Persiapannya sudah kami lakukan. Rapat-rapat juga sudah dilaksanakan dan kami sudah melakukan kunjungan serta pengecekan lokasi. Untuk pengecekan terakhir akan dilakukan kembali,” kata Taufiqur Rahman di rumah dinas Bupati Semarang, Kamis (8/10/2026).
Pengecekan venue menjadi salah satu bagian penting dalam persiapan. Pemerintah daerah dan KONI tidak hanya memastikan lokasi pertandingan tersedia, tetapi juga melihat kelayakan fasilitas serta sarana pendukung yang dibutuhkan selama kompetisi berlangsung.
Sementara dari sisi atlet, KONI Kabupaten Semarang telah menjalankan sejumlah program persiapan.
Pembinaan dilakukan melalui latihan rutin, pengujian kondisi fisik hingga evaluasi kemampuan atlet.
“Sudah disiapkan khusus oleh KONI, mulai dari latihan, kemudian ada mekanisme tes fisik. Itu sudah semua,” ujarnya.
Dengan komposisi ratusan atlet yang diterjunkan, pencapaian target 30 emas tentu membutuhkan persiapan matang.
Kualitas latihan, kemampuan pelatih, kondisi fisik atlet serta evaluasi secara berkala menjadi faktor penting sebelum kontingen bertanding.
Selain itu, kesiapan venue juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari strategi pencapaian prestasi.
Fasilitas pertandingan harus dipastikan layak sehingga tidak mengganggu konsentrasi dan performa atlet.
Porprov Jateng 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang perebutan medali bagi Kabupaten Semarang.
Kompetisi tersebut juga menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan olahraga daerah sekaligus bahan evaluasi untuk mencetak atlet berprestasi secara berkelanjutan.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Kabupaten Semarang berharap target 30 medali emas dapat direalisasikan sekaligus memperkuat posisi daerah dalam peta olahraga Jawa Tengah. (dkp)






