Menu

Mode Gelap
 

Kabar Grobogan

Produk Ketahanan Pangan Lapas Purwodadi Diburu Pengunjung CFD, Warga Binaan Dilatih Mandiri

badge-check


					Produk Ketahanan Pangan Lapas Purwodadi Diburu Pengunjung CFD, Warga Binaan Dilatih Mandiri Perbesar

GROBOGAN | Kabarjateng.id – Produk hasil program ketahanan pangan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi mendapat respons positif dari masyarakat saat dipasarkan dalam kegiatan Car Free Day (CFD), Minggu (20/9/2026).

Sejumlah hasil budidaya warga binaan, mulai dari kangkung, bayam, telur hingga ikan lele Mutiara, ditawarkan kepada pengunjung CFD.

Produk tersebut menjadi bagian dari hasil pembinaan kemandirian yang dijalankan Lapas Purwodadi.

Program ini tidak hanya berorientasi pada produksi bahan pangan. Warga binaan juga dilibatkan dalam berbagai tahapan, mulai dari perawatan, pemanenan hingga proses pemasaran.

Kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman praktis kepada warga binaan dalam mengelola hasil produksi.

Keterampilan itu nantinya dapat dimanfaatkan sebagai bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto, mengatakan pemasaran melalui CFD menjadi salah satu cara memperkenalkan hasil pembinaan kepada masyarakat sekaligus memperluas pemanfaatannya.

“Kami ingin kegiatan ketahanan pangan ini terus berkembang, tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga memberikan keterampilan dan pengalaman kepada warga binaan dalam mengelola usaha mulai dari produksi hingga pemasaran,” ujar Erik.

Menurut dia, pengalaman tersebut diharapkan dapat membantu warga binaan membangun kemandirian setelah menyelesaikan masa pembinaan di Lapas.

Antusiasme masyarakat terhadap produk yang dijual menjadi dorongan bagi Lapas Purwodadi untuk menjaga sekaligus meningkatkan kualitas program ketahanan pangan.

Tidak hanya membeli hasil produksi, pengunjung juga mendapat pengalaman berbeda.

Pada kegiatan tersebut, masyarakat berkesempatan memanen sayuran bayam secara langsung di area Lapas Purwodadi.

Erik menegaskan, program pembinaan kemandirian akan terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya menyiapkan warga binaan menghadapi kehidupan setelah bebas.

“Komitmen kami terus memberikan modal pembinaan kemandirian yang terbaik untuk warga binaan, sehingga dapat bermanfaat dan menjadi bekal saat mereka bebas serta meminimalisir pengulangan tindak pidana,” pungkasnya. (lim)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Fun Run dan Bakti Kesehatan Warnai HUT ke-81 TNI dan HUT Kodam IV ke-76 di Salatiga

20 September 2026 - 14:28 WIB

Ketika Bencana Belum Usai, Banjarnegara Bergerak untuk NTT dan Sesama

20 September 2026 - 14:08 WIB

Rumah Warga di Kemusu Boyolali Terbakar, Lima Kambing Ikut Terdampak

20 September 2026 - 09:02 WIB

Investasi Tiongkok di Jateng Tembus Rp4,55 Triliun, Lapangan Kerja Ikut Tumbuh

20 September 2026 - 08:37 WIB

HUT Lalu Lintas ke-71, Satlantas Polres Boyolali Dukung Khitanan Massal 40 Anak

20 September 2026 - 08:29 WIB

Warga Bengle Boyolali Ditemukan Meninggal di Dapur Rumah, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

20 September 2026 - 08:23 WIB

Trending di Daerah