Menu

Mode Gelap
 

Kabar Banjarnegara

Ketika Bencana Belum Usai, Banjarnegara Bergerak untuk NTT dan Sesama

badge-check


					Ketika Bencana Belum Usai, Banjarnegara Bergerak untuk NTT dan Sesama Perbesar

BANJARNEGARA | Kabarjateng.id – Kepedulian terhadap korban bencana kembali ditunjukkan oleh mahasiswa dan pemuda di Kabupaten Banjarnegara.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Banjarnegara bersama DSD Hizbul Wathan (HW) Banjarnegara dan BEM STIMIK Banjarnegara turun langsung menggelar aksi penggalangan donasi untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) serta warga Banjarnegara yang tengah menghadapi kekeringan, Minggu (20/9/2026).

Bagi para penggerak aksi, bencana tidak berhenti ketika gempa telah berlalu atau ketika perhatian publik mulai beralih.

Di balik situasi tersebut, masih terdapat masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar dan kembali menata kehidupannya.

Ketua IMM Banjarnegara, *Denny Yulloh*, mengatakan bahwa aksi tersebut lahir dari kesadaran bahwa persoalan kemanusiaan membutuhkan kepedulian yang terus dijaga.

“Bencana bukan hanya tentang apa yang terjadi pada hari itu. Setelahnya masih ada masyarakat yang harus bertahan, memenuhi kebutuhan sehari-hari, dan memulihkan kehidupannya. Karena itu, kami merasa perlu untuk terus mengingatkan bahwa saudara-saudara kita di NTT masih membutuhkan kepedulian,” ujar Denny.

Ia menambahkan, perhatian tersebut tidak hanya diarahkan kepada masyarakat di NTT. Di Banjarnegara sendiri, sejumlah wilayah masih menghadapi persoalan kekeringan dan keterbatasan air bersih.

Kondisi tersebut menjadi alasan bagi IMM Banjarnegara, DSD HW, dan BEM STIMIK Banjarnegara untuk membawa semangat kepedulian itu lebih dekat dengan masyarakat.

“Kita ingin membangun kesadaran bahwa membantu tidak harus menunggu memiliki banyak. Yang terpenting adalah kemauan untuk berbagi. Ada saudara kita di NTT yang membutuhkan dukungan, dan ada pula masyarakat di Banjarnegara yang membutuhkan air bersih,” jelasnya.

Aksi penggalangan donasi tersebut sekaligus menjadi bentuk kolaborasi antarelemen mahasiswa dan masyarakat dalam merespons persoalan kemanusiaan.

Para peserta aksi berharap kepedulian yang dibangun hari ini dapat menjadi gerakan bersama dan mendorong lebih banyak masyarakat untuk ikut mengambil bagian.

Sebab, bagi mereka, solidaritas tidak mengenal jarak. Ketika sebagian masyarakat sedang menghadapi bencana, masyarakat lainnya dapat mengambil peran untuk membantu meringankan beban.

Dari Banjarnegara, kepedulian itu digerakkan untuk NTT yang masih berjuang dan untuk saudara-saudara di Banjarnegara yang membutuhkan air bersih.

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Fun Run dan Bakti Kesehatan Warnai HUT ke-81 TNI dan HUT Kodam IV ke-76 di Salatiga

20 September 2026 - 14:28 WIB

Rumah Warga di Kemusu Boyolali Terbakar, Lima Kambing Ikut Terdampak

20 September 2026 - 09:02 WIB

Investasi Tiongkok di Jateng Tembus Rp4,55 Triliun, Lapangan Kerja Ikut Tumbuh

20 September 2026 - 08:37 WIB

HUT Lalu Lintas ke-71, Satlantas Polres Boyolali Dukung Khitanan Massal 40 Anak

20 September 2026 - 08:29 WIB

Warga Bengle Boyolali Ditemukan Meninggal di Dapur Rumah, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

20 September 2026 - 08:23 WIB

Kecelakaan Maut di Jalan Lingkar Salatiga, Pengendara Vega Tewas

20 September 2026 - 08:16 WIB

Trending di Daerah