SEMARANG | kabarjateng.id — Pemerintah Kota Semarang mengerahkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menjaga kebersihan berbagai kawasan yang menjadi lokasi dan pusat aktivitas selama pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan MTQ tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi kafilah dan masyarakat yang datang ke Kota Semarang.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengatakan penanganan kebersihan dilakukan secara terpadu dengan pembagian tugas sesuai wilayah dan kebutuhan di lapangan.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) menangani kawasan Lapangan Pancasila Simpang Lima. DLH menyiagakan lima personel untuk menyisir area lapangan setelah kegiatan, sementara personel lainnya bergerak di kawasan luar lingkar.
Sebanyak 15 personel DLH ditugaskan menyisir sejumlah titik aktivitas, mulai Jalan Pahlawan, Jalan Pandanaran, venue MTQ, hingga kawasan kuliner yang ramai dikunjungi masyarakat dan kafilah.
Dari sisi armada, DLH menyiapkan dua kontainer dan dua dump truck. DPKP turut mengerahkan tiga dump truck untuk mendukung pengangkutan sampah. Total kapasitas angkut yang disiapkan mencapai sekitar 35 ton.
Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mendapat tugas menangani kawasan di luar lingkar, terutama saluran dan drainase untuk memastikan tidak terjadi penumpukan sampah yang berpotensi mengganggu aliran air.
Agustina menegaskan koordinasi lintas OPD akan berlangsung selama seluruh rangkaian MTQ hingga 20 September 2026.
“Pemerintah sudah menyiapkan petugas dan fasilitasnya. Tinggal kita bersama-sama menjaga. Target kita jelas, MTQ sukses, masyarakat nyaman, pelayanan berjalan, dan Kota Semarang tetap bersih,” ujar Agustina.
Ia juga mengajak masyarakat, panitia, dan kafilah turut menjaga kebersihan dengan membuang serta memilah sampah sejak dari sumbernya.(day)






