Menu

Mode Gelap
 

Kabar Brebes

SMP Negeri 1 Bumiayu Pertahankan Juara I Karnaval Seni dan Budaya, Tampilkan Pesona Nusantara

badge-check


					SMP Negeri 1 Bumiayu Pertahankan Juara I Karnaval Seni dan Budaya, Tampilkan Pesona Nusantara Perbesar

BREBES | Kabarjateng.id – SMP Negeri 1 Bumiayu Kabupaten Brebes kembali meraih Juara I Karnaval Pembangunan Seni dan Budaya tingkat Kecamatan Bumiayu kategori pelajar SMP/MTs, Senin (24/8/2026).

Mengusung konsep kolosal yang memadukan seni tradisional, budaya Nusantara, kreativitas, serta potensi peserta didik, sekolah tersebut berhasil mempertahankan gelar juara yang diraih pada penyelenggaraan sebelumnya.

Tak hanya sukses mempersembahkan gelar juara utama Karnaval Pembangunan Seni dan Budaya, SMP Negeri 1 Bumiayu juga berhasil meraih juara I Divisi Drum Band katagori tingkat pelajar SMP/MTs.

Prestasi itu menjadi bagian dari konsistensi SMP Negeri 1 Bumiayu dalam mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh, baik melalui pembelajaran akademik maupun berbagai kegiatan nonakademik.

Karnaval digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, SMP Negeri 1 Bumiayu mengangkat tema “Pesona Bumiayu untuk Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

Sebanyak 535 siswa bersama 58 guru dan tenaga kependidikan mengikuti iring-iringan dengan formasi yang tertata.

Mereka menampilkan beragam atraksi yang merepresentasikan seni, budaya, kreativitas, serta potensi lokal Bumiayu.

Parade diawali banner utama bertema “Pesona Bumiayu untuk Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, disusul barisan lambang negara, Bendera Merah Putih, serta Paskibra Wira Yudha Buana.

Suasana semakin semarak ketika Marching Band Gita Dwija Nagara tampil dengan permainan musik enerjik.

Alunan musik dan hentakan ritmis para personel tidak hanya menghibur masyarakat, tetapi juga mengiringi serta mengatur tempo perjalanan rombongan sepanjang rute karnaval.

Penampilan berikutnya berupa Batik Karnival yang mengangkat keragaman motif batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia.

Kreasi busana yang ditampilkan tidak sekadar menonjolkan aspek estetika, tetapi juga menyampaikan pesan mengenai filosofi dan identitas budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Kekayaan budaya Nusantara kemudian diperkuat melalui parade busana adat dari berbagai daerah.

Pakaian tradisional tersebut menjadi representasi keberagaman suku dan budaya Indonesia sekaligus sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal dan menjaga warisan leluhur.

Rangkaian pertunjukan dilanjutkan dengan Tari Payung dan Gunungan serta Tari Angguk Angglang.

Kehadiran kesenian tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah memperkenalkan seni tradisional kepada siswa sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian budaya.

Kreativitas peserta didik juga tampak pada barisan Monumental dan Kokurikuler yang membawa maket sejumlah ikon Bumiayu.

Karya tersebut tidak hanya menjadi daya tarik visual dalam parade, tetapi sekaligus memperkenalkan identitas dan potensi daerah kepada masyarakat.

Pada bagian akhir, rombongan menampilkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang menjadi wadah pengembangan minat, bakat, keterampilan, dan karakter siswa.

Di antaranya calung, seni musik, paduan suara, Pramuka, OSIS, Kompetisi Sains Nasional (KSN), jurnalistik, pencak silat, karate, renang, BTQ, robotik, futsal, serta Palang Merah Remaja (PMR).

Ketua Panitia Karnaval SMP Negeri 1 Bumiayu, Johan Burhanuddin, S.Pd., mengatakan keikutsertaan sekolah dalam kegiatan tersebut tidak sekadar untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan.

Menurutnya, karnaval juga menjadi ruang pembelajaran bagi siswa untuk mengasah kreativitas, kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, dan kepercayaan diri.

“Kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus belajar menghargai seni dan budaya bangsa. Proses persiapan hingga pelaksanaan karnaval juga mengajarkan kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan, dan kerja sama,” ujar Johan.

Ia menuturkan, keberagaman materi yang disuguhkan dalam parade mencerminkan luasnya potensi siswa. Pengembangan kemampuan, kata dia, tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui seni, olahraga, organisasi, serta berbagai kegiatan keterampilan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam kelas. Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak belajar berproses, berkolaborasi, menghargai keberagaman dan budaya, serta berani tampil di tengah masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Plt. Kepala SMP Negeri 1 Bumiayu, Irham Farihi, S.Pd., mengapresiasi keberhasilan tersebut.

Ia menilai, keberhasilan mempertahankan gelar juara merupakan hasil kerja bersama seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, hingga dukungan orang tua.

Menurut Irham, partisipasi dalam Karnaval Pembangunan Seni dan Budaya merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam memberikan ruang bagi pengembangan potensi siswa secara menyeluruh.

“Kami ingin anak-anak SMP Negeri 1 Bumiayu tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kreativitas, keterampilan, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap seni dan budaya bangsa,” tutur Irham.

Ia menambahkan, berbagai penampilan yang disuguhkan dalam karnaval merepresentasikan aktivitas pembelajaran dan pembinaan bakat yang berlangsung di lingkungan sekolah.

“Mulai dari seni, olahraga, organisasi, kepemimpinan, sains, teknologi hingga kegiatan keagamaan, semuanya memiliki peran dalam membentuk karakter dan potensi peserta didik. Karena itu, kami terus mendorong agar prestasi akademik dan nonakademik dapat berjalan beriringan,” ujarnya.

Irham mengatakan SMP Negeri 1 Bumiayu akan terus menjaga tradisi prestasi sekaligus meningkatkan mutu pendidikan agar mampu mengikuti perkembangan serta menjawab tantangan zaman.

“Kepercayaan masyarakat merupakan amanah bagi kami. SMP Negeri 1 Bumiayu harus terus menjadi sekolah yang memberikan layanan pendidikan terbaik, mencetak siswa berprestasi, berkarakter, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, kepercayaan masyarakat tersebut harus diwujudkan melalui prestasi, layanan pendidikan berkualitas, serta pembinaan peserta didik secara utuh, baik dalam bidang akademik maupun non akademik.

Keberhasilan mempertahankan Juara I Karnaval Pembangunan Seni dan Budaya menjadi gambaran bahwa SMP Negeri 1 Bumiayu tidak hanya berperan sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai ruang tumbuh bagi kreativitas, karakter, kepemimpinan, keterampilan, dan kecintaan terhadap budaya.

Melalui tema “Pesona Bumiayu untuk Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur,” para siswa tidak sekadar hadir dalam sebuah perhelatan budaya.

Mereka turut menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga identitas daerah, merawat warisan budaya, serta menumbuhkan semangat kebangsaan melalui karya dan kreativitas generasi muda. (wb)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

PKK Jateng dan Baznas Dorong Kader Desa Miskin Ekstrem Kembangkan Usaha

25 Agustus 2026 - 08:26 WIB

Persiapan MTQ Nasional 2026 di Jawa Tengah Capai 90 Persen, Tinggal Finalisasi

25 Agustus 2026 - 08:17 WIB

MUI Jateng Dikukuhkan, Ahmad Luthfi Dorong Ulama Perkuat Harmoni dan Ekonomi Umat

25 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Berniat Cari Kayu Bakar, Seorang Kakek di Bandungan Temukan Bayi Perempuan 

25 Agustus 2026 - 07:12 WIB

Propam Polda Jateng Periksa Personel Polres Semarang, Disiplin Jadi Sorotan

25 Agustus 2026 - 07:02 WIB

Taj Yasin Raih Budai Award 2026, Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Berbasis Kolaborasi

24 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Trending di KABAR JATENG