BOYOLALI | Kabarjateng.id – Turnamen E-Sport Championship Piala Kapolres Boyolali 2026 telah resmi ditutup.
Ajang tersebut tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang untuk mengembangkan potensi generasi muda melalui olahraga elektronik.
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan e-sport memiliki banyak nilai positif apabila dijalankan secara sehat dan bertanggung jawab.
Menurutnya, kegiatan tersebut dapat melatih kemampuan bekerja dalam tim, mengambil keputusan dengan cepat, menjaga kedisiplinan, hingga membangun sikap sportif.
Penutupan turnamen digelar di Aula Bhara Merapi Polres Boyolali, Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 11.50 WIB.
Kegiatan dihadiri Kapolres Boyolali, Wakapolres Boyolali Kompol Novilia Andrias Lio Kurniasih, S.H., M.H., jajaran pejabat utama dan perwira staf, panitia penyelenggara, peserta, serta komunitas e-sport.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres memberikan penghargaan kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kompetisi dengan antusias.
Ia menilai semangat bertanding harus diiringi dengan sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi aturan permainan.
Kapolres juga memberikan perhatian khusus kepada peserta yang masih berstatus pelajar.
Ia mengingatkan agar kegemaran bermain game tidak mengganggu kewajiban utama di sekolah.
Menurutnya, pembagian waktu antara belajar, beristirahat, dan bermain menjadi hal penting agar e-sport dapat memberikan manfaat tanpa mengorbankan pendidikan.
Selain persoalan manajemen waktu, para peserta juga diminta menjaga hubungan baik selama maupun setelah kompetisi.
Rivalitas di dalam pertandingan, kata dia, tidak seharusnya berubah menjadi konflik di luar arena.
Bagi peserta yang belum berhasil meraih gelar juara, kekalahan diharapkan menjadi pengalaman untuk memperbaiki kemampuan.
Sementara bagi para pemenang, capaian tersebut diminta tidak membuat mereka cepat berpuas diri.
Kapolres berpesan agar para juara tetap rendah hati dan menjadikan keberhasilan dalam turnamen sebagai motivasi untuk meningkatkan kemampuan ke level berikutnya.
Polres Boyolali, lanjutnya, berkomitmen mendukung berbagai kegiatan yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat secara positif.
Kegiatan seperti turnamen e-sport juga dinilai dapat memperkuat hubungan antara kepolisian, masyarakat, dan komunitas anak muda.
Ke depan, ajang serupa diharapkan mampu menjadi salah satu pintu munculnya talenta-talenta e-sport asal Boyolali yang dapat bersaing di tingkat lebih tinggi.
Acara penutupan kemudian dilanjutkan dengan pengumuman pemenang, pembagian hadiah, dan sesi foto bersama jajaran Polres Boyolali dengan para juara.
Seluruh rangkaian E-Sport Championship Piala Kapolres Boyolali 2026 berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan lancar. (lim)






