JOMBANG | kabarjateng.id – Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah menghadiri kegiatan nonton bareng (nobar) laga final Piala Dunia 2026 bersama para kiai, santri, dan masyarakat di kompleks Gedung Serbaguna Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Senin (20/7/2026) dini hari.
Kegiatan yang digelar di kawasan yang dipersiapkan sebagai lokasi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) tersebut merupakan kolaborasi MUI Pusat, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, BAZNAS, serta sejumlah mitra lainnya.
Ketua Umum MUI Jawa Tengah, Prof. KH Noor Achmad, menilai kegiatan nobar tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mampu mempererat hubungan antarelemen masyarakat.
Menurutnya, olahraga dapat menjadi media pembelajaran untuk menanamkan nilai sportivitas dan kebersamaan.
“Melalui pertandingan sepak bola, masyarakat dapat belajar menghargai perbedaan pilihan sekaligus menjaga persaudaraan. Inilah nilai penting yang bisa dipetik dari sebuah kompetisi,” ujar Prof. Noor usai menyaksikan pertandingan.
Ia menjelaskan, suasana nobar dipenuhi antusiasme para peserta yang memberikan dukungan kepada tim favorit masing-masing.
Meski terdapat perbedaan pilihan antara Spanyol maupun Argentina sebagai finalis, seluruh peserta tetap menjaga sikap saling menghormati.
Menurutnya, perbedaan dukungan tidak menimbulkan perpecahan. Sebaliknya, para peserta tetap menunjukkan etika, menikmati jalannya pertandingan, dan setelah laga usai saling bersalaman serta merayakan kebersamaan.
Prof. Noor menambahkan, semangat sportivitas yang tercermin dalam dunia olahraga dapat menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman pandangan.
Sebelum menghadiri nobar, rombongan MUI Jawa Tengah yang terdiri atas Ketua Umum Prof. KH Noor Achmad, Sekretaris Umum KH Dr. M. Syaifudin, MA, dan Bendahara Umum H. Agus Sumaryono, lebih dahulu bersilaturahmi dengan Ketua Umum MUI Pusat KH Anwar Iskandar di Pondok Pesantren Al Amin, Kediri, Jawa Timur.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke sejumlah pesantren di Jombang, termasuk Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas yang diasuh KH Hasib Wahab.
Mereka juga berziarah ke makam para tokoh nasional dan ulama, di antaranya KH Hasyim Asy’ari, KHA Wahid Hasyim, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Tebuireng, serta KH Abdul Wahab Hasbullah di Tambakberas.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, KH Hasib Wahab, menyampaikan bahwa kegiatan nobar menjadi sarana mempererat silaturahmi antara ulama, tokoh masyarakat, dan warga Nahdlatul Ulama.
Ia berharap kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut dapat memperkuat ukhuwah sekaligus menjadi momentum menyambut pelaksanaan Muktamar ke-35 NU. (arh)






