Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang · 25 Apr 2026 19:05 WIB

ADP Perkenalkan Dua Buku Strategis di UIN Walisongo, Dorong Islam Moderat dan Responsif Zaman


					ADP Perkenalkan Dua Buku Strategis di UIN Walisongo, Dorong Islam Moderat dan Responsif Zaman Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id — Asosiasi Dosen Pergerakan Indonesia (ADP) meluncurkan dua buku penting dalam rangkaian Seminar Nasional di Gedung Rektorat Lantai 4 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, Sabtu (25/4/2026).

ADP menggelar peluncuran buku di UIN Walisongo pukul 09.00 WIB dan menghadirkan ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

ADP memasukkan kegiatan ini ke dalam agenda nasional yang berlangsung selama 24–26 April 2026.

Melalui forum ini, ADP memperkuat peran dosen dan intelektual dalam merespons dinamika sosial serta perkembangan keberagamaan di tengah disrupsi digital.

Angkat Nilai Islam Cinta dan Kesadaran Sosial

Buku “Islam Cinta, Kesetaraan dan Ekoteologi” menghadirkan perspektif Islam sebagai agama rahmah yang menekankan kasih sayang, moderasi beragama, kesetaraan gender, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Sejumlah akademisi seperti Aksin Wijaya, Ali Muhtarom, hingga Ismail Fahmi Arrauf Nasution turut menulis buku ini.

Melalui karya tersebut, para penulis mengajak masyarakat memahami Islam secara inklusif dan kontekstual, terutama saat menghadapi tantangan global seperti krisis lingkungan dan ketimpangan sosial.

Respons Intelektual terhadap Perubahan Zaman

Buku “Islam dan Transformasi Sosial: Percikan Pemikiran Para Intelektual Pergerakan Indonesia” mengulas peran Islam dalam menjawab perubahan sosial yang berlangsung cepat, termasuk pengaruh teknologi digital dan kecerdasan buatan.

Sejumlah tokoh seperti Abdurrahman Mas’ud, M. Noor Harisudin, hingga Septi Gumiandari berkontribusi dalam penulisan buku ini.

Ketua Umum ADP, Abdurrahman Mas’ud, menyebut kedua buku tersebut sebagai hasil refleksi kolektif intelektual Muslim dalam membaca ulang praktik keberagamaan di Indonesia.

Ia menilai persoalan keagamaan berkaitan erat dengan faktor politik, ekonomi, dan konstruksi sosial.

“Para penulis berupaya menawarkan solusi atas berbagai persoalan sosial dan keagamaan melalui pendekatan yang lebih komprehensif,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa agama dapat menjadi sumber kedamaian sekaligus potensi konflik, tergantung pada cara masyarakat memahaminya.

Dorong Pemikiran Keagamaan Transformatif

Melalui peluncuran ini, ADP mendorong penguatan pemahaman keagamaan yang lebih transformatif.

Konsep Islam cinta dalam buku pertama menjadi pendekatan strategis untuk membangun kehidupan beragama yang damai, toleran, dan berkeadaban.

Sementara itu, buku kedua menekankan pentingnya pendidikan, ijtihad, serta pendekatan multidisipliner untuk menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.

Panitia membuka acara dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, lalu peserta menyanyikan lagu kebangsaan, Mars UIN Walisongo, dan Yalal Wathan.

Selain peluncuran buku, ADP juga menggelar diskusi akademik, merumuskan rekomendasi, serta menyiapkan agenda organisasi menuju Musyawarah Nasional.

Melalui kegiatan ini, ADP berharap kedua buku tersebut menjadi rujukan penting bagi akademisi, mahasiswa, dan masyarakat luas dalam memahami Islam secara moderat, humanis, serta relevan dengan perkembangan era digital. (arh)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Debt Collector “Mata Elang” Resahkan Warga, ELBEHA Barometer Desak Penindakan Tegas

25 April 2026 - 19:22 WIB

Rutan Salatiga Sigap Tangani Kesehatan WBP, Rujuk Pasien ke RS DKT Dr. Asmir

25 April 2026 - 18:40 WIB

Berkah Setia Farm Tumbuh Pesat, Jadi Role Model Peternakan Modern di Jateng

25 April 2026 - 16:39 WIB

Busana Nusantara Warnai Jalan Kota Tegal, TK Pertiwi 25.3 Slerok Gelar Parade Karnaval

25 April 2026 - 12:10 WIB

Kompol Eka Yuniastuti Resmi Jabat Wakapolres Magelang Kota

25 April 2026 - 10:34 WIB

Polsek Cepiring Tindak Penjual Miras Ilegal di Juwiring, 10 Botol Ciu Disita

25 April 2026 - 10:10 WIB

Trending di Daerah