BOYOLALI, Kabarjateng.id – Komando Distrik Militer (Kodim) 0724 Boyolali terus mendorong kemandirian desa melalui penguatan sektor ekonomi dan ketahanan pangan.
Komandan Kodim 0724 Boyolali, Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, S.E., menyerahkan langsung kendaraan operasional kepada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di halaman Makodim, Kamis (9/4/2026).
Dukungan Armada untuk 71 Desa
Sebanyak 71 desa di Kabupaten Boyolali menerima kendaraan operasional berupa pikap 4×4 jenis Scorpio dari PT Agrinas Pangan Nusantara.
Bantuan ini mampu mempercepat distribusi hasil pertanian sekaligus menunjang aktivitas ekonomi koperasi di tingkat desa.
Selanjutnya, Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro menegaskan kendaraan tersebut harus memberi manfaat maksimal sesuai kebutuhan koperasi.
Ia meminta seluruh pengelola KDKMP menjaga dan menggunakan armada untuk kepentingan masyarakat.
“Manfaatkan kendaraan ini sebaik mungkin untuk mendukung pergerakan ekonomi desa, khususnya dalam distribusi hasil pertanian,” tegasnya.
Program Strategis Penguatan Desa
Oleh sebab itu, Penyaluran kendaraan ini menjadi bagian dari program nasional yang Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, gagas untuk mendorong kemandirian desa berbasis koperasi.
Tahap awal distribusi fokus pada desa-desa yang telah memenuhi kriteria administrasi dan kesiapan operasional.
Kodim 0724/Boyolali bersama pemerintah daerah terus memperkuat sinergi dengan masyarakat guna memastikan program berjalan tepat sasaran.
Kehadiran koperasi desa berperan sebagai motor penggerak ekonomi lokal.
Dampak bagi Petani dan Masyarakat
Ketersediaan armada operasional membuat proses distribusi hasil panen berjalan lebih efisien.
Petani dapat menjangkau pasar lebih luas, sementara koperasi memperkuat perannya dalam mengelola hasil produksi.
Salah satu Ketua KDKMP menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut.
Ia menilai program ini membuka peluang kerja baru serta memperkuat perekonomian desa.
“Kami siap memanfaatkan bantuan ini untuk mengembangkan koperasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Melalui langkah ini, Kodim Boyolali menegaskan komitmennya dalam mendukung terwujudnya desa mandiri serta memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis potensi lokal. (ar)






