SEMARANG, Kabarjateng.id — Kepala Keasistenan Pemeriksaan Ombudsman, Sabarudin Hulu bersama tim memantau langsung arus mudik di Terminal Tipe A Bawen dan Pos Strong Point Exit Tol Fungsional Ambarawa, Senin (16/3).
Sabarudin menyebut arus mudik di Terminal Tipe A Bawen berjalan ramai namun tetap lancar.
Penerapan work from anywhere (WFA) serta cuti bersama mulai 18 Maret membantu mengurai kepadatan pemudik.
Fasilitas Terminal Perlu Peningkatan
Tim Ombudsman menilai pengelola terminal Bawen harus meningkatkan perawatan sarana dan kebersihan.
Pengelola perlu melengkapi toilet dengan sabun cuci tangan dan tisu demi kenyamanan pengguna.
Pengelola terminal perlu menyediakan toilet khusus bagi kelompok rentan.
Petugas juga harus menjaga kebersihan ruang laktasi agar tetap layak digunakan ibu dan bayi.
Temuan pada Kendaraan Bus
Tim melakukan ramp check untuk memastikan kelayakan armada dan kelengkapan dokumen uji berkala.
Hasil pemeriksaan menunjukkan beberapa bus belum menyediakan APAR dan kotak P3K.
Selain itu, kondisi toilet bus tidak mengalirkan air dengan baik.
Tim melanjutkan pemantauan ke Pos Strong Point Exit Tol Fungsional Ambarawa dan menemukan ketiadaan kotak P3K.
Masyarakat dapat menghubungi layanan darurat di nomor 110.
Rekomendasi Ombudsman
Tim Ombudsman memberikan saran kepada pengelola terminal dan pos pengamanan agar segera melengkapi fasilitas yang kurang.
Langkah ini penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik selama arus mudik.
Sabarudin berharap arus mudik Lebaran 2026 berjalan aman dan lancar.
Ia menilai sinergi tim gabungan lintas sektor menjadi kunci menjaga kelancaran perjalanan masyarakat. (ar)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.