SEMARANG, Kabarjateng.id – Upaya penanganan dan pengendalian sampah di Kota Semarang tidak hanya dibebankan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Pemerintah Kota Semarang terus mendorong kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga tingkat kecamatan dan kelurahan guna mendukung terwujudnya program Semarang Bersih.
Salah satu contoh nyata dilakukan Kecamatan Semarang Tengah melalui inovasi pembentukan “Tim Oren” yang tersebar di setiap kelurahan dan kecamatan.
Tim ini dinilai efektif dalam mengatasi persoalan sampah liar yang kerap menumpuk di sejumlah ruas jalan protokol maupun kawasan permukiman.
Camat Semarang Tengah, Aniceto Magno Da Silva, menjelaskan bahwa Tim Oren telah dibentuk sejak empat tahun lalu.
Inisiatif tersebut muncul dari keprihatinannya melihat masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya, terutama di sepanjang jalan utama yang berdampak pada keindahan kota.
“Sejak saya menjabat sebagai camat, saya melihat masih banyak sampah dibuang sembarangan di jalan protokol. Dari situ kami berinisiatif membentuk Tim Oren untuk membantu tugas DLH, tidak hanya menunggu pengangkutan,” ujar camat yang akrab disapa Pak Moy, Senin (2/2).
Dalam pelaksanaannya, Tim Oren melibatkan perangkat kelurahan serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) sebagai relawan.
Mereka bertugas membersihkan sampah di titik-titik yang belum terjangkau layanan rutin DLH, seperti jalan kampung dan sejumlah ruas tertentu.
“Sampah yang dikumpulkan kemudian dibawa ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) di wilayah Semarang Tengah. Selanjutnya, DLH akan mengangkutnya ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” jelasnya.
Saat ini, Tim Oren Kecamatan Semarang Tengah beranggotakan 32 personel yang berasal dari 15 kelurahan dan unsur kecamatan.
Mereka mulai beraktivitas sejak pukul 04.00 WIB setiap hari.
Selain memungut sampah liar, Tim Oren juga melakukan pemotongan rumput liar di sepanjang jalan utama seperti Jalan Pemuda, Jalan Gajah Mada, hingga kawasan Simpang Lima.
Tidak hanya itu, pembersihan saluran air dari tumpukan sampah juga menjadi bagian dari tugas mereka.
Pak Moy menambahkan, Tim Oren juga terbuka membantu warga yang membutuhkan penanganan sampah atau pembersihan lingkungan di wilayahnya.
“Jika ada warga yang membutuhkan bantuan, misalnya membersihkan sampah di saluran air atau rumput liar yang sudah tinggi, bisa langsung menghubungi kami,” pungkasnya. (day)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.