Menu

Mode Gelap
 

Headline · 28 Jun 2024 20:01 WIB

Kodam IV/Diponegoro dan BKKBN Bekerjasama Turunkan Angka Stunting Lewat Gerakan Kembali ke Meja Makan


					Kodam IV/Diponegoro dan BKKBN Bekerjasama Turunkan Angka Stunting Lewat Gerakan Kembali ke Meja Makan Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Dalam rangka menyambut Hari Keluarga Nasional ke-31, BKKBN Jawa Tengah berkolaborasi dengan Kodam IV/Diponegoro menggelar kegiatan Sarapan Bergizi Keluarga melalui Gerakan Kembali ke Meja Makan di Balai Diponegoro.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si., turut hadir dalam acara yang dibuka oleh Kepala BKKBN Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) pada Jumat (28/6/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan kembali pentingnya tradisi makan bersama keluarga yang memiliki banyak nilai positif.

“Pada saat makan bersama, anggota keluarga dapat berkomunikasi dengan baik dan saling berbagi pengalaman dalam suasana yang santai dan nyaman,” ucap Pangdam di hadapan seluruh tamu undangan.

Melalui momen ini, kedekatan antara orangtua dan anak dapat tumbuh, sehingga perkembangan dan kondisi anak dapat selalu diamati. Hal ini penting untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan mencegah stunting.

Beberapa faktor seperti kesibukan orangtua dan kehadiran handphone menjadi penyebab kurangnya waktu berkumpul dan berkomunikasi dalam keluarga.

Dengan Gerakan Kembali ke Meja Makan, Kodam IV/Diponegoro berkomitmen memperbaiki tradisi keluarga menuju pola yang lebih baik, dengan tujuan menurunkan angka stunting di Indonesia dari 21,5 persen pada tahun 2023 menjadi 14 persen di tahun 2024.

“Budayakan kembali tradisi makan bersama keluarga dan bangun hubungan harmonis demi terwujudnya keluarga yang bahagia, sejahtera, serta terhindar dari stunting,” tambahnya.

Kepala BKKBN menekankan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah memperbaiki hubungan antara orangtua dan anak dalam keluarga serta menekan angka stunting di Indonesia.

Saat ini, banyak generasi muda lebih nyaman berada di luar bersama teman-temannya dan lebih sering makan di luar daripada di rumah.

“Ini adalah salah satu bentuk ikhtiar untuk memperbaiki hubungan antara anak dan orangtua dalam keluarga,” ungkapnya.

Apabila ada konflik dalam keluarga, dua tempat terbaik untuk menyampaikannya adalah di meja makan atau di kendaraan.

“Betapa indahnya ketika ada masalah, memberikan nasihat sambil duduk dan makan bersama lebih baik daripada sambil berjalan atau berdiri,” lanjutnya.

Meskipun tidak bisa selalu makan bersama, Hasto Wardoyo menyarankan untuk membuat waktu berkualitas dalam keluarga dan memaksimalkannya.

Acara ini dihadiri oleh Pj. Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M., Deputi Kerawanan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional, para Pejabat Tinggi Madya BKKBN, Dirut Bulog Prof. Dr. Ir. Y. Bayu Krisnamurthi, M.S., para Asisten Kasdam, Kabalakdam, Dandim 0733/KS Letkol Kav Indarto, Wali kota Semarang Dr. Ir. Hj. Hevearita Gunaryanti Rahayu, M.Sos., Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, S.H., M.H., Penasihat Dharma Wanita BKKBN, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, dan Ketua Persit KCK PD IV/Diponegoro Ny. Sandi Deddy Suryadi. (lim)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Gubernur Luthfi Temui Massa May Day, Serap Aspirasi dan Siapkan Solusi untuk Buruh Jateng

2 Mei 2026 - 15:09 WIB

May Day 2026 di Ungaran, Ahmad Luthfi Tegaskan Buruh Jadi Pilar Utama Ekonomi Jateng

2 Mei 2026 - 08:33 WIB

Ahmad Luthfi Gandeng TNI, Jateng Ubah Gunungan Sampah Jadi Energi Alternatif

2 Mei 2026 - 08:03 WIB

Pemprov Jateng Dukung Penuh Raperda Pelayanan Publik

2 Mei 2026 - 07:32 WIB

Rapat Evaluasi Berkala, Yayasan Jallu Nusantara Indonesia Perkuat Kinerja dan Dampak Lembaga

2 Mei 2026 - 00:00 WIB

Ust. Saeful Munir Kupas Tuntas Makna Khitan di Acara Walimatul Khitan Keluarga Haji Kasnan

1 Mei 2026 - 10:32 WIB

Trending di Daerah