Menu

Mode Gelap
 

Headline

Kantor Basarnas Semarang Berusaha Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Bebas Bersih Melayani

badge-check


					Kantor Basarnas Semarang Berusaha Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Bebas Bersih Melayani Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Untuk mencapai predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Bebas Bersih Melayani (WBBM), Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang/Basarnas Semarang menerima kunjungan Inspektur beserta tim Inspektorat Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), didampingi oleh tim dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB).

Kunjungan yang dilakukan pada Kamis, 27 Juni 2024, bertujuan untuk memberikan asistensi dalam rangka pembangunan Zona Integritas menuju predikat WBK dan WBBM, di mana Basarnas Semarang diusulkan menjadi salah satu UPT yang akan membangun Zona Integritas tersebut.

Dalam sambutannya, Inspektur Brigjen TNI I Nyoman Parwata, S.E., M.Si., M.Tr(Han) menyampaikan bahwa selain Pontianak, Pangkalpinang, dan Cilacap, Basarnas Semarang juga dipilih karena dinilai memiliki potensi besar untuk mensukseskan program ini.

“Semarang memiliki potensi besar dengan berbagai pencapaian yang sudah diraih. Semoga tahun ini Semarang dapat lolos dan mendapatkan predikat WBK,” ujar I Nyoman dalam sambutannya.

“Tonjolkan kelebihan Kantor SAR Semarang, tunjukkan inovasi yang dimiliki yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di bidang SAR,” tambahnya.

Dalam proses pembangunan Zona Integritas, tim pokja mendapatkan asistensi dari tim Menpan RB untuk memaksimalkan upaya mereka, dengan evaluasi kerja serta terobosan dan inovasi dalam melayani masyarakat di bidang pencarian dan pertolongan.

Budiono, S.E., sebagai Kepala Kantor SAR Semarang, memaparkan bahwa tim pembangunan Zona Integritas telah melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk pembentukan satuan SAR satwa anjing pelacak K9, Forum Koordinasi Potensi Pencarian dan Pertolongan (FKP3), dan aplikasi Lapor Basarnas Jateng.

“Tahun lalu kami sudah membentuk Tim K9 dan menetapkan FKP3 di enam wilayah, yakni Semarang Raya, Pantura Barat, Tengah, Timur, Solo Raya, serta FKP3 Terano di wilayah Wonosobo dan sekitarnya,” kata Budiono.

“Inovasi layanan seperti K9, FKP3, dan Lapor Basarnas Jateng sangat membantu Kantor SAR Semarang dalam memaksimalkan pelayanan operasi SAR. Semoga asistensi dari tim Menpan RB dan pengarahan dari tim Inspektorat Basarnas dapat memacu tim pokja dalam pemenuhan dokumen untuk mendapatkan predikat WBK,” tutup Budiono. (Humas Basarnas)

Tinggalkan Balasan

1 Komentar

semua sudah ditampilkan
Kabar Terbaru

FH Untag Semarang Teguhkan Pancasila sebagai Landasan Etika di Tengah Perkembangan Kecerdasan Buatan

4 Juni 2026 - 20:43 WIB

Polda Jateng Matangkan Operasi Patuh Candi 2026, Edukasi dan Keselamatan Pengendara Jadi Prioritas

4 Juni 2026 - 07:12 WIB

Penuh Haru, SMPN 2 Dukuhwaru Lepas 219 Lulusan Tahun Ajaran 2025/2026

4 Juni 2026 - 06:59 WIB

Polres Semarang Perkuat Koordinasi dengan PPNS, Dorong Penegakan Hukum yang Profesional dan Terintegrasi

2 Juni 2026 - 19:13 WIB

Wujudkan Kepedulian Pangan, MakanKu Hadirkan Keceriaan Lewat Sedekah “Jum’at Berkah” di Panti Asuhan Muawanah

2 Juni 2026 - 16:51 WIB

Mahasiswi UNDIP bersama Toko Teka Jaya Gelar Program ARUS “Lukis Harapan, Wujudkan Perubahan” bagi Anak Panti Asuhan Fachrudin

2 Juni 2026 - 16:23 WIB

Trending di KABAR JATENG