Menu

Mode Gelap
 

Kabar Demak

Polres Demak Tuntaskan Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi, Akses Warga Kini Lebih Aman

badge-check


					Polres Demak Tuntaskan Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi, Akses Warga Kini Lebih Aman Perbesar

DEMAK, Kabarjateng.id – Kepolisian Resor (Polres) Demak, Jawa Tengah, berhasil merampungkan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang membentang sepanjang kurang lebih 30 meter di atas Sungai Jajar.

Jembatan tersebut menghubungkan Kelurahan Kadilangu dengan Kampung Domenggalan, Kelurahan Bintoro, dan kini menjadi jalur vital bagi mobilitas harian masyarakat setempat.

Pembangunan jembatan ini merupakan respons cepat Polres Demak atas peristiwa memilukan yang terjadi pada Selasa malam, 25 November 2025.

Saat itu, seorang anak berusia tujuh tahun dilaporkan terjatuh ke Sungai Jajar ketika melintasi jembatan lama yang kondisinya sudah tidak layak.

Korban diketahui sedang pulang mengaji bersama dua kakaknya sambil menuntun sepeda ontel.

Jembatan lama yang digunakan warga sebelumnya terbuat dari papan kayu dan potongan rel kereta api bekas.

Minimnya penerangan serta adanya bagian papan yang berlubang diduga kuat menjadi penyebab kecelakaan tersebut.

Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar.

Menindaklanjuti kejadian tersebut sekaligus melaksanakan arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Polres Demak segera mengambil langkah konkret dengan membangun jembatan baru yang lebih kokoh dan aman.

Proses pengerjaan Jembatan Merah Putih Presisi berlangsung sekitar satu bulan hingga akhirnya rampung dan siap digunakan masyarakat.

Jembatan Merah Putih Presisi di Demak menjadi bagian dari program pembangunan 19 jembatan presisi di wilayah hukum Polda Jawa Tengah.

Program ini diresmikan langsung oleh Kapolri pada Selasa, 14 Januari 2026, bertepatan dengan peresmian Jembatan Merah Putih Presisi yang menghubungkan Desa Cucukan dan Desa Kotesan di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten.

Salah satu warga Kampung Domenggalan, Nurkholis (47), yang juga merupakan ayah dari bocah korban, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Polres Demak.

Ia mengaku, keberadaan jembatan baru ini memberikan rasa aman bagi warga, terutama anak-anak yang setiap hari melintas untuk bersekolah maupun mengaji.

“Dulu jembatannya sangat berbahaya. Sekarang alhamdulillah sudah bagus, kuat, dan jauh lebih aman,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Demak, Iptu Said Nu’man Murod, menjelaskan bahwa jembatan tersebut dibangun menggunakan konstruksi beton bertulang dan dilengkapi pagar besi di kedua sisi untuk meminimalkan risiko kecelakaan.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi bukan sekadar pembangunan sarana fisik, melainkan juga bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat serta upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan warga.

“Ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, yang menaruh perhatian besar pada keselamatan anak-anak di pedesaan. Kami berharap jembatan ini benar-benar bermanfaat dan digunakan dengan baik,” tutupnya.

 

Editor: Mualim

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Kapolres Kudus Ingatkan Pelajar SMA NU Al Ma’ruf soal Disiplin dan Kenakalan Remaja

10 September 2026 - 11:46 WIB

Taj Yasin Ingin Olahraga Jateng Tak Sekadar Bikin Sehat, tapi Juga Ciptakan Nilai Ekonomi

10 September 2026 - 08:12 WIB

Semarak Haornas 2026, Bupati Semarang Coba Panahan di Stadion Pandanaran Wujil

10 September 2026 - 07:45 WIB

Penanaman Sejuta Pohon Warnai HUT TNI dan Kodam IV/Diponegoro di Wonogiri

10 September 2026 - 07:33 WIB

Bandara Ahmad Yani Semarang Siapkan Penyambutan Kafilah MTQ Nasional XXXI

10 September 2026 - 07:22 WIB

Jelang HUT TNI, Kodim Sragen Tanam Pohon di Kroyo untuk Jaga Lingkungan

10 September 2026 - 06:09 WIB

Trending di Daerah