MAGELANG, Kabarjateng.id – Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., mengikuti kegiatan Panen Raya Nasional sekaligus pengumuman capaian Swasembada Pangan Tahun Anggaran 2025 yang digelar oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut diikuti secara virtual melalui video conference, Rabu (7/1/2026).
Panen raya nasional ini terhubung langsung dengan lokasi utama panen di Desa Kertamukti, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, serta diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Kehadiran Pangdam IV/Diponegoro menjadi bagian dari dukungan TNI terhadap program strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan bahwa Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan pada tahun 2025.
Presiden menyampaikan, total produksi beras nasional sepanjang tahun 2025 tercatat mencapai 34,71 juta ton, angka tertinggi sepanjang sejarah produksi beras di Tanah Air.
Capaian tersebut dinilai sebagai keberhasilan besar pemerintah, mengingat target swasembada pangan sebelumnya diperkirakan baru dapat terealisasi dalam kurun waktu empat hingga lima tahun.
Namun, melalui berbagai kebijakan percepatan dan dukungan lintas sektor, target tersebut berhasil dicapai hanya dalam waktu satu tahun.
Atas keberhasilan ini, pemerintah memastikan tidak melakukan impor beras konsumsi sepanjang tahun 2025.
Presiden juga mengungkapkan bahwa memasuki awal tahun 2026, kondisi stok beras nasional berada pada posisi yang aman dan terkendali.
Total stok beras tercatat mencapai 12,529 juta ton, yang terdiri dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebesar 3,248 juta ton, serta stok yang tersebar di rumah tangga, restoran, hotel, dan sektor lainnya.
Data tersebut menunjukkan ketahanan pangan nasional berada dalam kondisi yang kuat dan stabil.
Pemerintah menilai hal ini menjadi fondasi penting dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan Panen Raya Nasional ini turut diikuti oleh para petani di seluruh Indonesia, baik secara langsung di lapangan maupun melalui jaringan daring.
Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, serta para petani dalam mewujudkan swasembada pangan sebagai program prioritas nasional yang berakar dari desa. (can)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.