TEGAL, Kabarjateng.id – Kepolisian Resor Tegal (Polres Tegal) bersama warga setempat melaksanakan kerja bakti pemasangan bronjong.
Dengan lokasi pada bantaran Sungai Pedes, tepatnya Dukuh Glempang RT 002 RW 005, Desa Dukuhbenda, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Sabtu (3/1/2026).
Kegiatan Polres Tegal dan warga menjadi bagian upaya bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meminimalkan risiko bencana alam.
Kerja bakti sejak pukul 08.00 WIB hingga menjelang siang hari ini fokus pada pemasangan bronjong sederhana bahan dasar bambu dan batu kali.
Pemasangan Bronjong pada sejumlah titik rawan longsor, tujuannya agar menahan abrasi hingga mencegah gerusan tebing sungai akibat derasnya aliran air.
Langkah antisipatif ini menyusul peristiwa tebing Sungai Pedes pada Rabu, 24 Desember 2025 lalu, pemicu utama adalah tingginya curah hujan dan kuatnya arus sungai.
Kondisi itu dapat membahayakan permukiman warga sekitar bantaran sungai apabila tidak segera ada penanganan.
Kegiatan kerja bakti melibatkan personel Polres Tegal melalui Polsek Bumijawa oleh Kapolsek Bumijawa, IPTU Sugiarto dengan jajaran.
Selain itu, turut ambil bagian staf Kecamatan Bumijawa, Relawan SAR setempat, Kepala Desa Dukuhbenda, perangkat desa, serta masyarakat sekitar.
Seluruh peserta kegiatan bekerja secara gotong royong sebagai wujud kepedulian untuk keselamatan lingkungan.
Pada sela-sela kegiatan, personel Polri juga menyampaikan pesan-pesan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, mengingat kondisi cuaca yang masih ekstrem.
Selain itu, meminta agar segera koordinasi dengan aparat apabila menemukan tanda-tanda bahaya atau kondisi darurat.
Komitmen Polri
Pelaksanaan kerja bakti sempat dihentikan lebih awal karena hujan turun di lokasi kegiatan. Meski demikian, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa kendala berarti.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., mengapresiasi peran aktif seluruh elemen yang terlibat.
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut mencerminkan komitmen Polri dalam mendukung upaya mitigasi bencana serta mempererat sinergi dengan masyarakat.
“Melalui kegiatan gotong royong seperti ini, Polri tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga hadir secara langsung membantu masyarakat dalam mengantisipasi potensi bencana. Kebersamaan menjadi kunci menciptakan rasa aman di lingkungan,” ungkap Kapolres.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat semakin solid dalam menjaga keselamatan lingkungan serta mengurangi risiko bencana di wilayah Kabupaten Tegal.






