Menu

Mode Gelap
 

Daerah · 25 Des 2025 13:12 WIB

Irjen ATR/BPN Tekankan Peran Vital Staf Tata Usaha sebagai Garda Terdepan Pengawasan Internal dalam Rakernis Kesetjenan


					Irjen ATR/BPN Tekankan Peran Vital Staf Tata Usaha sebagai Garda Terdepan Pengawasan Internal dalam Rakernis Kesetjenan Perbesar

Yogyakarta – Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Pudji Prasetijanto Hadi, resmi membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Sekretariat Jenderal ATR/BPN pada Senin (22/12/2025).

Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran Staf Tata Usaha dari satuan kerja pusat hingga daerah ini menjadi ajang konsolidasi untuk memperkuat peran administratif dalam mendukung pengawasan internal dan akuntabilitas organisasi.

Dalam sambutannya, Irjen ATR/BPN menegaskan bahwa Staf Tata Usaha memiliki posisi yang strategis serta ruang lingkup kerja yang sangat luas.

Mereka menjadi penghubung utama antara pelaksanaan kegiatan di daerah dengan sistem pengawasan yang dijalankan Inspektorat Jenderal.

“Kami berharap Staf Tata Usaha mampu menjalankan fungsi sebagai perpanjangan tangan pengawasan di lapangan dan memastikan seluruh tahapan kegiatan mengikuti aturan serta prosedur yang berlaku,” ujar Pudji.

Rakernis tahun ini mengangkat tajuk “Evaluasi Kinerja dan Strategi Percepatan Realisasi Kinerja Fisik dan Keuangan Tahun 2025 dan 2026 Kementerian ATR/BPN.”

Melalui tema tersebut, kegiatan ini mendorong penyatuan langkah antara unit perencana, pelaksana, serta pengendali program agar proses birokrasi berjalan terpadu dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Dalam arahannya, Irjen ATR/BPN menekankan pentingnya evaluasi kinerja yang tidak hanya menilai capaian fisik dan keuangan dari sisi angka, melainkan juga menilai kepatuhan proses.

Ia menegaskan bahwa kinerja dikatakan optimal apabila pelaksanaan program dijalankan tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai ketentuan.

Pada titik inilah Tata Usaha memainkan fungsi pengendalian administratif guna mencegah potensi penyimpangan sejak tahap awal.

“Kunci efektivitas pengawasan bukan hanya pada pemeriksaan akhir, tetapi pada sistem administrasi yang solid sejak awal. Tata Usaha menjadi filter pertama agar segala proses berjalan sesuai rel dan target yang ditetapkan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Budi Santosa, selaku Ketua Panitia Rakernis, menyampaikan laporan penyelenggaraan sekaligus merinci tujuan utama kegiatan.

Rakernis menjadi ruang evaluasi kinerja Tahun Anggaran 2025 serta penyusunan strategi percepatan realisasi program di tahun 2026, termasuk penguatan sinergi antarsatuan kerja dan penyelarasan kebijakan pusat–daerah.

Rakernis berlangsung selama tiga hari, pada 22–24 Desember 2025, dilengkapi dengan sesi diskusi dan presentasi dari kementerian/lembaga terkait serta akademisi.

Sejumlah Staf Ahli dan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama ATR/BPN turut menghadiri rangkaian kegiatan tersebut.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Jelang Lebaran 2026, Pemprov Jateng Percepat Perbaikan Jalan hingga Akses Wisata

15 Maret 2026 - 00:00 WIB

PWDPI Kota Semarang Berbagi Takjil dan Pererat Silaturahmi Lewat Buka Puasa Bersama

14 Maret 2026 - 23:47 WIB

Jalur Tengah Jateng Siap Layani Arus Mudik Lebaran 2026

14 Maret 2026 - 23:19 WIB

Personel Polda Jawa Tengah Sigap Menolong Pemudik di Jalur Mudik

14 Maret 2026 - 22:26 WIB

Pemudik Apresiasi Bantuan Polisi Saat Alami Ban Pecah di Tol

14 Maret 2026 - 21:42 WIB

Polres Klaten Ungkap Kasus Pemerkosaan Perempuan Disabilitas

14 Maret 2026 - 20:55 WIB

Trending di Hukum & Kriminal